A. Defenisi Adm. Kepegawaian
Administrasi kepegawaian berbicara tentang sumber daya manusia yang ada didalamnya. Adanya hubungan kerjasama antara orang yang menyediakan pekerjaan dengan orang yang membutuhkan pekerjaan.
Kepegawaian membahas tentang pegawai dari 2 aspek, yaitu Negara dan Swasta. Pegawai negeri berkaitan dengan pemerintah dan gajinya dibayar oleh pemerintah, sedangkan swasta tidak
Aspek kepegawaian :
• Hubungan kerja,terjadi karena perjanjian (swasta) dan UU (PN)
• Atasan dan bawahan
• Gaji
• PHK
Pengertian adm. Kepegawaian
• Sebagai ilmu
Mempelajari segenap proses penggunaan tenaga kerja sejak penerimaan sampai pemberhantian.
• Sebagai proses
Penyelenggaraan politik kepegawaian (kebijaksanaan publik)
• Sebgai seni
Seni memilih pegawai baru dan menggunakan pegawai lama sebaik mungkin, untuk menghasilkan barang dan jasa yang maksimal, baik dari segi jumlah dan mutunya.
• Sebagai fungsi
Mengatur dan mengurus penggunaan tenaga kerja manusia demi mencapai tujuan tertentu.
B. Sejarah Adm Kepegawaian
1. Mesir Kuno
Pada mulanya prinsip adm kepegawaian pada pembuatan piramida sejak tahun 10.000 SM. Raja Ramsesh III membuat dekrit pada dinding tulis mesir. Kemudian ketika tulonius berkuasa dilakukan sistem kepegawaian. Dengan cara mensistelasi di sistem mati dan mengkonsentrasikan para pembantunya. Siatem adm dirancang untuk sistem tertentu, tujuan tertantu, dikodifikasikan dan dirumuskan secara jelas.
2. Cina Kuno
Dikenal tahun 1900 SM dan dikembangkan dalam bentuk aturan konstitusi chawyang mengatur persyaratan bagi pegawai negeri, yaitu kejujuran,kecakapan, pengabdian kepada kepentingan umum, pengetahuan yang mendalam tentang kondisi negara, produktif, dankemampuan untuk selalu sibuk. Disamping itu juga harus mampu menerapkan ajaran konfosius sbg norma kebajikan. Dalam perkembangannya.cina telah dikembangkan prinsip kesatuan perintah, kepemimpinan, dan pendelegasian wewenang kepada bawahan.
3. Abad Pertengahan
Pada abad pertengahan di eropa, yatu pada 812M Chatmelegne mengemukakan ide tentang perbaikan sistem adm pemerintahan kepada raja - raja di eropa. Perkembangan ini sejalan dengan semakin menguatnya raja sebagai kepala pemerintahan. Bahkan untuk menjamin dan menjaga keutuhan wilayah serta lancarnya roda pemerintahan, maka dibuat sistem administrasi berkaitan dengan adm fiskal, pengawasan pegawai, pengembangan laporan,serta pengangkatan pegawai.
Dengan perkembangan iptek ditemukam mesin uap, maka terjadilah perubahan yang pada awalnya penataan kepegawaian dalam rangka penataan perkebunandan perdagangan, berubah dengan munculnya pabrik – pabrik sebagai tanda dimulainya masa industrialisasi. Perubahan ini juga membawa dampak pada adm kepegawaian seiring muncul sistem kapitalisme yang menularkan prinsip keseimbangan antara pemberi kerja dengan pekerja. Dalam praktek kapitalisme ternyata merugikan pekerja, sebab mereka menggunakan prinsip ekonomi. Hal ini menyebabkan terjadinya eksploitasi tenaga kerja dan upah di hargai sangat rendah. Akibatnya negara timbul kemiskinan cukup besar, yang disebabkan lahan perkebunan dan pertanian digunakan untuk industrialisasi.
C. Perkembangan Adm Kepegawaian Di Indonesia
1. Fase Feodal
Pada masa ini antara pekerja dengan pemberi kerja, khususnya Raja atau Bangsawan , hanya bersifat pengapdian dari sang abdi kepada sang raja. Hubungan kerja ini diresapi oleh sang abdi sebagai penyerahan diri. Apa yang diterima dari Raja dianggap sebagai anugrah. Tidak ada tawar menawar soal pekerjaan dan pembayaran
2. Masa Penjajahan
Pada masa penjajahan belanda dan jepang masyarakat sangat tertindas, bodoh dan sengsara. Dalam Adm kepegawaian bangsa indonesia hanya diberi jabatan rendah dan hanya untuk memperlancar penjajahan. Faktor keturuna merupakan penentu dalam pengangkatan pegawai, sehingga adm kepegawaian masa ini tidak berkembang di Indonesia.
3. Masa Proklamasi
Adm kepegawaian mulai diperhatikan. Pada UUD 1945 alinea 4,lembaga pemerintah pertama yang mengelola itu adalah Kantor Urusan Kepegawaian (KUP). Kup khusus diperuntukan untuk menangani pegawai pemerintah RI, sedangkan pegawai yang mengabdi pada Hindia Belanda dikelola oleh Djawatan Umum Urusan Pegawai (DUUP). Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 32 tahun 1950 kedua lembaga disatukan dan menjadi Badan Administrasi Kepegawaian Negara (BAKN).. namun karen tidak berjalan dengan baik, pemerintahan Ali Sastroamidjojo membuat program yang bertujuan menyusun aparatur negara yang efisian serta pembagian tenaga kerja yang rasional. Banyak lembaga yang dibentuk seperti Panitia Organisasi Kementrian (PANOK) dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) berdasarkan PP no 30 tahun 1957 yang bertugas menyempurnakan aparatur dan adm negara.
4. Masa Orde Baru
Kesadaran pemerintah terhadappentingnya aparatur negara semakin meningkat. Ketika kebinet penbangunan1 membentuk Menteri Negara Penyempurnaan dan Pembersihan Aparatur Negara (MENPAN).dalam tugasnya dibantu oleh tim PAAP dan Sekretariat Panitia Koordinasi Efisiensi Apartur Ekonomi dan Aparatur Pemerintah sebagai unsur staf. Perubahan lain yang cukup penting semasa kabinet ini adalah diubahnya KUP manjadi Badan Adm Kepegawaian Negara (BAKN) berdasarkan PP no 32 tahun 1972. BAKN ditetapkan sebagai sebuah lembaga pemerintah non departemen berfungsi menyempurnakan, memelihara dan mengembangkan adm negara di bidang kepegawaian sehingga tercapainya kelancaran jalannya pemerintahan.
5. Masa Proklamasi
Pengelolaan kepegawaian dilakukan oleh MENPAN, LAN, BKN, dan BKD. Dimana kedudukan dan fungsi dr masing – masing lembaga pengelola pns. Pada periode ini yang ditekankan adalah tentang netralitas PNS danri politik dengan keluarnya UU no 32 tahun 1999 yang merupakan perubahan atas UU no 8 tahun 1974 tentang pokok – pokok kepegawaian, dimana terdapat larangan bagi pns untuk terlibat menjadi anggota atau pengurus parpol.
Kepegawaian daerah di atur berdasarkan UU no 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah sebagaiman telah diubah dengan UU no 8 tahun 2005 tentang penetapan PP pengganti UU 32/2004 tentang pemerintahan daerah.
D. Sistem Kepegawaian
1. Sistem pengangkatan negara
Didasarkan dalam konteks kepegawaian pemerintah yang tradisional. Disini akan ditemukan pejabat berdasi yang tidak profesional. Ini terjadi karena rekruitmen didasarkan adanyan kesamaan tujuan, kualifikasi, syarat,dll.namun aspek positifnya, sistem ini membuat pegawainegara berada pada posisi netral karena bebas dari pengaruh politik.
2. Sistem pengankatan politik
Sistem kepegawaian yang didasarkan pengangkatan atas dasar kebijakan eksekutif. Dalam hal ini anggota masyarakat yang bekerja sebagai pegawai negara diangkat berdasarkan kemampuan intelektual dalam rangka melengkapi sistem adm negara.
3. Sistem pengangkatan karier profesional
Sistem perekrutan yang didasarkan pada kemampuan individu dari posisi yang akan ditempatkan. Dalam sistem ini, karier seseorang telah diatur dengan cara sistematis dan terencana dengan beberapa hirarki posisi yang dapat dicapai apabila seseorang mampu menggunakan kemampuan secara profesional. Maka I akan mendapatkan posisi itu sesuai spesifikasi. Namun sistem ini lebih cenderung akan masa jabatan,tidak selalu berdasrkan hukum yang berlaku. Aspek positif sistem ini mampu meningkatkan pelayanan publik.
4. Sistem koloektif
Suatu sistem kepegawaian yangpada hakekatnya gabungan sistem pengankatan negara dengan sistem karier. Ketika seseorang diterima bekerja, maka ia akan dijelaskan peraturan dan pekerjaannya. Pekerjaan tidak dirancang terlebih dahulu, tetapi dirancang setelah diketahui kemampuan pegawai dan disesuaikan dengan tujuan institusi.
E. Kedudukan, Tugas Pokok, dan Fungsi PNS
Merupakan suatu system berdasarkan dimana pekerjaan yang di atur secara bersamaantara pihak manajemen dengan pegawai bawahan.
Fungsi pemerintahan :
• Pelayanan
• Pembangunan
• Pemberdayaan
• Pengaturan
Dengan demikian kedudukan pns yang berada pada posisi eksekutif dan legislative sudah di tentukan berdasarkan UUyang nantinya bertanggung jaweab penuh pada aturan hokum yang telah diberlakukan sekaligus memiliki posisi yang sangat penting terhadap berhasil atau tidaknya.
Yang menjadi persoalan utama berkaitan dengan tupoksi ini adalah keserasian dan ketepatan penempatan pns sesuai dengan keahlian dan latar belakang pendidfikan. Jika tidak maka berakibat adanya penyesuaian yang lambat dengan pekerjaan dan kurang mampu membuat prestasi serta kurang maksimalnya pelayanan umum yg dilakukan akibat ketidakserasian dari penempatan.
Apalagi menurut Sujatmoko, para pns secara mentalitas lemah dalam disiplin dan sering menangguhkan tanggung jawab pribadi. Budaya kerja pns masih dipengaruhi oleh budaya paternalistic, akibatnya para aparat dalam bekerja lebih banyak menghindari resiko dan menunggu atasan.
Cirri – cirri manusia Indonesia :
• Munafik
• Enggan bertanggung jawab
• Feudal
• Percaya tahayul
• Berwatak lemah
Oleh karena itu pemerintah telah berupaya menaikan gaji dan tunjangan. Namun kenyataannya tidak memperlihatkan perbaikan pekerjaan pns. Hal ini disebabkan kurangnya penegakan disiplin oleh atasan.
1. Pejabat Structural
Mempunyai tugas pokok menyiapkan pembinaan adm kepegawaian, pengembangan kepegawaian, pengangkatan dan pemberhantian pegawai, mutasi pegawai dan kesejahteraan pegawai, serta tata usaha.
Fungsi :
• Perencanaan pengembangan, pangkat, jabatan dan peningkatan pengetahuan pns
• Penyiapan penyusunan peraturan dan perundangan daerah di bidang kepegawaian
• Penyiapan dan pelaksanaan pengngangkatan, pemamfaatan, pemindahan, dan pemberhentian dalam jabatan structural dan fungsional
• Penyiapan dan pelaksanaan pengangkatan dan pemberhentian pns
• Penyelenggara pembinaan adm kepegawaian
2. Sekretariat
Tugas pokok memberikan pelayanan administrasi kepada seluruh orang dalam lingkungan.
Fungsi :
• Penyusunan program kerja urusan umum
• Mengatur dan menyusun adm kepegawaian
• Melaksanakan pembinaan dan pengelolaan keuangan
3. Bidang Umum Kepegawaian
Tugas pokok menyiapkan bahan pelaksanaan, pengadaan dan seleksi, pembinaan kedudukan, bimbingan penyuluhan, menghimpun peraturan perundangan kepegawaian dan menyusun laporan kepegawaian.
Fungsi :
• Mengumpulkam bahan pengadaan dan seleksi calon peserta pns, calon peserta pendidikan, pelatihan, serta ujian jabatan.
• Mengumpulkan bahan penyusunan dan penunjuk teknis pelaksanaan peraturan perundangan
• Mengumpulkan bahan evolusi dan pelaporan pelaksanana adm kepegawaian
No Eselon Pangkat Gol/ruang Pangkat Gol/ruang
1 2 3 4 5 6
1/a Pembina utama madya IVd Pembina utama IV/e
2 1/b Pembina utama muda IV Pemb utama IV/e
3 II/a Pembina utama muda IVc Pemb utama madya IV/d
4 II/b Pembina Tk. 1 IVb Pemb utama muda IV/b
5 III/a pembina IVa Pemb Utama muda IV/b
6 III/b Penata Tk. 1 IIId Pemb. Tk 1 IV/a
7 IV/a penata IIIc pembina III/d
8 IVb Penata muda Tk. 1 IIIb Penata Tk 1 III/c
9 Va Piñata muda IIIa Piñata muda Tk 1 III/b
F. Formasi dan Rekruitmen Aparatur
Pengertian formasi dalam UU kepegawaian maupun Peraturan Pemerintah
Adalah jumlah dan susunan beban kerja yang harus dilaksanakan untuk jangka berdasarkan jenis pekerjaan.jumalh dan susuna pangkat pns yang diperlukan untuk menjalankan tugas pokok yang ditetapkan pejabat yang berwenang.
Factor yang mempengaruhi formasi :
• Jenis pekerjaan
• Sifat pekerjaan
• Analisis beban kerja dan perkiraan kapasitas pegawai
• Peralatan yang tersedia
• Ketresediaan anggaran pada tahun yang sedang berlangsung.
Proses Rekruitmen adalah analisis jabatan yang berisikan uraian pekerjaan.
Tahapan rekruitmen :
• Perencanaan
• Pengumuman
• Pelamaran
• Penyaringan
Proses penetapan :
• Pengumuman
• Pengangkatan sebagai calon PNS dengan melengkapi persyaratan
• Diangkat
• Membuat keputusan pengangkatan ( SK PNS)
• Wajib melapor kepada satuan unit selambatnya 1 bulan setelah sk diterima,
G. Pangkat dan Jabatan
Pangkat adalah tingkatan dealam jabatan kepegawaian yang memgambarkan tingkatan seseorang, sehingga rangkaian susunan kepegawaian dapat digunakan
Promosi adalah penempatan pns pada jabatan yang lebih tinggi dengan wewenang dan tanggung jawabyang lebih tinggi serta diikuti penghasilan yang lebih tinggi dari sebelumnya.
Mutasi berkaitan dewngan perpindahan pns dari satu jabatan ke jabatan yang lain baik yang sejajare maupun lebih tinggi, baik ditempatkan di tempat inter organiosasi maupun luar organisasi
Demosi adalah penurunan pangkat dan atau penurunan jabatan yang membawa pula konserkuensi penurunan penghasilan yang bersangkutan sebagai pns.
Pengenaan demosi :
• Pengenaan sanksi kepada pns karena telah melanggar peraturan perundangan
• Adanya kebijakan perampinagan organisasi sehingga berakibat beberapa jabatan harus dihilangkan.
Jabatan adalaqh kedudukan yang menunjukan tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seorang pns dalam susunan suatu orgsnisasi pemerintahan.
Jenis – jenis jabatan karier :
• Structural
Disebut juga jabatan eselon yang disusun berdasarkan beban resiko yaitu berat dan ringannya pelaksanaan tugas termsuk tanggung jawab yang dilengkapi pula dengan hak dan wewenag.
• Fungsional
Merupakan jabatan yang berkaitan dengan kedudukan yang menunjukan posisi pns dalam menjalankan tugas, tanggung jawab, wewenang, maupun haknya yang didasarkan atas keahlian dan keterampilan khusus dan tinggi serta bersifat mandiri.
Tujuan jabatan fungsional :
• Meningkatkan profesionalisme pns
• Pengembangan karier pns
• Meningkatkan kinerja pns sebagai aparatur pemerintah
Daftar urut kepangkatan adalah suatu daftar yang berisikan data kepegawaian suatu instansi atau satuan organisasi pemerintahyang dijadikan salah satu indicator dalam penempatan seorang pns dalam menduduki suatu jabatan.
Macam – macam pegawai :
• Buruh
Mereka yang bekerja pada usaha perseorangan yang biasanya dalam jangka waktu pendek yang diberi imbalan berupa upah secara harian, mingguan, atau borongan sesuai dengan kesepakatan antar kedua belah pihak, baik lisan maupun tulisan.
• Karyawan
Mereka yang berkerja pada suatu badan usaha/perusahaan baik milik swasta maupun pemerintah, dalam jangka waktu cukup lama yang diberikan imbalan berupa gaji yang diatur sesuai perundangan.
• Pegawai negeri
Setiap warga Negara RI yang telah memenuhi syarat yang ditentukan, diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diserahi tugas dalam suatu jabatan negeri atau diserahi tugas Negara lain dan digaji berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
• Pegawai harian
Orang yang berkerja pada suatu lembaga/perusahaan, baik pemerintah maupun swasta dengan menerima upah berdasarkan waktu setiap harinya.
• Pegawai percobaan
Pegawai yang baru diangkat, baik dilingkungan pemerintah maupun swasta dengan masa uji.
• Pegawai bulanan
Orang yang bekerja pada suatu lembaga dan menerima upah berdasarkan waktu setiap bulan.
• Pegawai borongan
Orang yang bekerja pada suatu lembaga dengan menerima upah berdasarkan satuan hasil kerja yang dicapainya.
• Pegawai musiman
Orang yang bekerja pada suatu lembaga dalam masa tertentu.
H. Lembaga Kepegawaian
1. BKN
Bertugas menyelenggarakan manajemen pns yang menyangkut perencanaan pengembangan kualitas sumber daya pns dan adm kepegawaian, pengawasan dan pengendalian penyelenggaraan danpemeliharaan informasi, mendukung perumusan kebijakan kesejahteraan pns, serta memberikan bimbingan teknis kepada unit organisasi yang menangani kepegawaian instansi pemerintah pusat dan daerah.
Fungsi BKN :
• Pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional dibidang kepegawaian
• Penyelenggaraan koordinasi, identifikasi kebutuhan pendidikan dan pelatihan, pengawasan dan pengendalian pemamfaatan pendidikan dan pelatihan bagi pns
• Penyelenggaraan adm kepegawaian pejabat Negara dan mantan pejabat Negara.
Contoh pejabat fungsional :
• Peneliti
• Penyuluh pertanian
• Perawat
• Dosen
• Jaksa
• Dll
2. LAN
Keppres No 103 tahun 2001 tentang kedudukan, fungsi, tugas, wewenang, susunan organisasi, dan tata kerja lembaga pemerintah nondepartemen, disebutkan bahwa LAN bertanggung jawab melaksanakan tugas pemerintahan di bidang adm Negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.
Fungsi LAN :
• Pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional tertentu dibidang adm Negara
• Pengkajian kinerja kelembagaan dan sumber daya aparatur dalam rangka pembangunan adm Negara dan peningkatan kualitas sumber daya aparatur
• Penelitian dan pengembangan manajemen kebijakan dan pelayanan di bidang adm Negara
• Penelitian dan pengembangan manajemen adm pembangunan dan otomatisasi adm Negara
• Pembinaan dan penyelenggaraan pendidikan pelatihan bagi aparatur Negara
• Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas LAN
• Fasilitas pembinaan tentang kegiatan instansi pemerintah di bidang adm Negara
• Penyelenggaraan pembinaan dan pelayanan adm umum
3. BKD
Bertugas mengurusi adm kepegawaian PEMDA baik pemerintahan kota/kab maupun pemerintah provinsi sesuai UU tentang kewenangan pemda mengatur kepegawaian mulai dari rekruitmen sampai pension berada di kab/kota. Pembentukan bkd pada umumnya didasarkan pada perda masing – masing.
4. MENPAN
Tugasnya membantu presiden dalam merumuskan kebijakan, koordinasi dibidang pendayagunaan aparatur Negara.
Fungsi Menpan :
• Perumusan kebijakan pemerintah dibidang pendayagunaan aparatur Negara
• Pengkoordinasian, pengangkatan, penyusunan terencana, pemograman pemantauan, analisis dan evaluasi dibidang pendayagunaan aparatur Negara.
Fungsi Baperjakat adalah memberikan pertimbangan yang berkaitan dengan promosi dan mutasi.
Tugas pokok Baperjakat :
• Memberikan pertimbangan kepada pejabat Pembina dalam pengankatan, pemindahan, dan pemberhentian dr jabatan structural eselon dua ke bawah
• Memberikan pertimbangan kepada pejabat Pembina dalam kenaikan pangkt bagi yang menduduki jabatan structural dan menunjukan prestasi kerja luar biasa.
Komisi kepegawaian berfungsi untuk menjamin kualitas dan objektivitas dalam pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pns dalam dan dari jabatan structural eselon dua ke bawah dari setiap instansi, dibentuk baperjakat baik untuk instansi pusat, provinsi, maupun kab/kota.
Pejabat Negara adalah pimpinan dan anggota lembaga tinggi Negara sebagaimana dimaksut dalam UUD 45 dan UU lainnya.
Pejabat pemerintah adalah orang yang menduduki lembaga pegawai negeri kerir yang berdasrkan sisitem kepegawaian dan peraturan perundangan menduduki jabatan structural pada struktur organisasi dan tata kerja dalam organisasi institusi pemerintah.
H. Disiplin dan Diklat Pns
Hukuman disiplin Pns :
• Ringan : teguran lisan maupun tertulis
• Sedang : penundaan kenaikan pangkat
• Berat : pemberhentian dari jabatan
Diklat pns terbagi 2 :
• Prajabatan Gol I, II, III
Merupakan syarat pengankatan sebagai pns
• Dalam jabatan
Dilaksanakan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap pns agar dapat melaksanakan tugas sebaik – baiknya.
1. diklatpin untuk Gol I – IV
dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompetensi kepemimpinan aparatur pemerintah
2. diklat fungsional
dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompetensi yang sesuai dengan jenis dan jenjang jabatan fungsional masing – masing.
3. diklat teknis
dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompetensi teknis yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas pns.
Tujuan diklat :
• meningkatkan pengetahuan, keahlian, serta keterampilan pns dalam meleksanakan tugas secara professional
• menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa
• memeantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman, dan pemberdayaan masyarakat
• menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola piker dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum
• dan pembangunan demi terwujudnya pemerintahan yang baik
sasaran diklat yaitu demi terwujudnya pns yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan dalam jabatan masing – masing.
Rabu, 02 Desember 2009
Selasa, 01 Desember 2009
TIDUR.. JANGAN! by REDFLAG

Marilah kawan yok bangkit bersama
Rebut hakmu yang dirampas
Jangan biarkan mereka menjarah
Keringat petani didesa..
**
Hai kau yang terlelap bangunlah segera
Sinsingkan lengan bajumu
Jangan biarkan mereka menghisap
keringat buruh dipabrik kota..
Tak mungkin berulah begitu saja
Tanpa kita mau berusaha
Tak ada perjuangan yang sia - sia
Yakinlah penindas pasti binasa..
Minggu, 29 November 2009
FIGHT FOR SOCIALISM by. REDFLAG

Angkat Tinggi.. Tinjumu ke awan
s'bagai tanda.. yang lemah masih melawan
Lihat di kota besar banyak buruh yang di PHK
banyak petani disana.. sawahnya pun dirampas
'gak perlu ragu dengan perjuanganmu
Cukup dengan keraskan suara lagumu
Banyak pemuda-pemuda disana yang tak bekerja
jerit kelaparan.. melawanlah.. melawanlah
We fight for socialism
we fight to be freedom
we fight for socialism
unity now.. unity now..
Dari W.R. Supratman sampai Red Flag;Tercipta Mars, Hymne, Ballada, Rock dan Reggae. Bernyanyi.. Berjuang untuk Akhiri Penindasan
industri musik komersil tanah air 2-3 tahun terakhir ini terkejut oleh band-band muda macam; Sheila On 7, Peter Pan, Radja. Kenapa? Sebab band-band tersebut mampu menggelembungkan penghasilan; baik bagi produser, label dimana mereka bernaung dan si musisi itu sendiri. Hingga julukan sebagai ‘Band Sejuta Copy’ tersemat di 3 band tersebut. Kita melihat upaya maksimal dan kerja keras pihak label untuk menuju kesana; seperti (salah satunya) dengan promosi gila-gilaan saat launcing album Peter Pan (Alexandria). Musica Record selaku label harus perlu menayangkannya secara LIVE dan serentak di 6 stasiun televisi nasional. Hmm.. kita tentu merasa kagum, terkejut dsb atau malah biasa-biasa saja tapi tanpa sadar menyenandungkan lagu-lagu mereka. Atau juga merasa muak, bosan (atau senang bahkan) karena telinga kita tiap saat - dimana tempat digempur lagu Ada Apa Denganmu (Peter Pan), Jujur (Radja); dalam angkot, di bis kota saat diamenin pengamen, di mall, di stasiun kereta, di tongkrongan gitar-gitaran anak muda ujung gang, di pedagang kaset/CD kaki lima. Pokoknya benar-benar terkepung!
Tapi saya tidak akan membahas banyak hal tentang grup-grup diatas. Saya akan membahas dan coba sedikit meresensi tentang serbuan grup-grup musik perlawanan/pembebasan yang kehadirannya lamat-lamat terdengar tapi nyata mereka ada dan terus menghasilkan karya.
***
Ditengah situasi semakin massifnya perampasan hak-hak kesejahteraaan rakyat oleh imperialis lewat perusahaan-perusahaan multi nasionalnya; Exxon, Caltex, British Petroleum, Shell, Rio Tinto, Borken Hill Proprietary Company Ltd, Newmont Mining Corporation, Newcrest Mining Ltd, Inco Ltd, Freeport Mc Moran Copper & Gold Inc. Maka semakin akut/parahlah kondisi kesejahteraan rakyat indonesia. Betapa kini ratusan juta rakyat kita harus lahir-tumbuh-besar dalam kondisi miskin; tentu berdampak sekali terhadap kwalitas hidup yang buruk; makanan minim gizi, minim vitamin, gampang sakit, bodoh, tak bisa sekolah tinggi, biaya berobat ke rumah sakit yang mahal; maka kalau jatuh sakit tak tersembuhkan, banyak rakyat mati di rumah kontrakannya (seperti pernah dipotret seorang Widji Thukul dalam bait-bait puisinya), atau digeletakkan di bawah jembatan Fly Over seperti yang terjadi belum lama ini di Jakarta.
Perubahan yang diharapkan-diimpikan oleh rakyat dari pergantian kekuasaan politik lewat pemilu 2004 yang lalu nyatanya hanya impian kosong rakyat dan malah menemukan kekecewaan terhadap kekuasaan Pemerintahan SBY-Kalla. Ternyata kegagahan, kegantengan, simpatik dan kebaikan yang ditampilkan pemerintah tak bisa – tak cukup - tak mampu menyelamatkan ratusan juta rakyat indonesia dari kenistaan hidup karena terus-terusan dijajah kaum imperialis asing. Habis sudah kekayaan alam kita dijarah - dikuasai oleh industri-industri asing yang beroperasi di indonesia. Emas bergunung-gunung di Papua tandas digasak PT Freeport, gas alam di bumi sumatera dikuasai bulat-bulat, kandungan minyak bumi yang ada di blok Cepu pada akhirnya jadi milik Exxon Mobil Oil. BUMN-BUMN kita perlahan tapi pasti semuanya akan bukan jadi milik kita lagi, akan tidak dikuasai oleh negara lagi, tidak akan bisa dimanfaatkan secara murah untuk kepentingan mensejahterakan rakyat banyak. Lalu bagaimana? Terus rakyat harus bagaimana? Dan rakyat harus berbuat apa untuk kondisi seperti sekarang ini? Jawaban akan jalan keluar dari krisis kesejahteraan tentu tidak bisa diserahkan begitu saja kepada elit-elit politik yang ada sekarang. Bagaimana dengan kepada wakil-wakil rakyat yang ada?
Keterbukaan politik seperti sekarang ini dari hasil penjatuhan rezim otoriter Soeharto telah melahirkan banyak gerakan rakyat. Organisasi-organisasi rakyat progressif lahir-tumbuh-jatuh bangun berjuang demi menuntaskan agenda-agenda reformasi yang tertunda-tunda. Buruh, petani, mahasiswa, kaum miskin kota membangun wadah-wadah perjuangannya. Perjuangan sudah tidak bisa lagi dilakukan sendiri-sendiri lagi, perjuangan sudah masuk dalam tahap untuk bersatu membangun kekuatan rakyat yang kuat antar sektor. Bahkan dalam waktu tidak lama lagi akan terwujud dalam satu front gerakan rakyat, nyata dan siap merespon situasi nasional apapun.
Di seni budaya, khusus sektor musik. Serbuan grup-grup musik/komunitas kesenian progressif telah menghasilkan karya-karya yang turut mengiringi, menyemangati perjuangan rakyat lewat lagu-lagu perlawanan/pembebasan. Mereka datang menyeruak pekatnya belantara hegemoni grup-grup populer yang besar dibawah raksasa-raksasa industri musik; Musica, EMI, Sony BMG, Aquarius Music dan melahirkan Sheila On 7, Radja, Peter Pan, Dewa 19, Samsons, Nidji, ADA Band tapi melulu ngomong asmara sampe muntah-muntah disepanjang album mereka.
Grup-grup musik progressif, walau berada dalam kondisi serba terbatas; minim dalam hal ekonomi, latar belakang pendidikan musik, fasilitas berkesenian dsb, toh tak menyurutkan semangat untuk tetap berkarya - berjuang menyebarluaskan fikiran-fikiran maju. Lirik-liirik lagunya menggedor kesadaran minim rakyat tentang adanya penindasan. Tentang adanya penjajahan yang masih terus terjadi di bumi indonesia. Tak luput juga ketidakadilan sosial yang dirasakan rakyat banyak menjadi tema sentral di lagu-lagu mereka. Bernyanyi menyuarakan perlawanan, mencipta mars perjuangan, memberitahu bahayannya militerisme, memperkenalkan musuh-musuh penindas rakyat, bahkan hingga cita-cita sosialisme dikabarkan dengan lagu sebagai jalan keluar menuju kesejahteraaan rakyat yang sejati.
Berikutnya saya akan coba menjentrengkan grup-grup/komunitas seni/individu progressif berikut album karya mereka yang telah ada. (Maaf bila kurang lengkap dan ada yang terlewat, sebab saya masih terus mengumpulkan data). Kita mulai saja dari:
Ismail Marzuki (1914-1958). Di dalam lagu-lagu ciptaannya, agaknya Ismail Marzuki begitu jeli memilih kisah perjuangan dengan kisah kehidupan sehari-hari terutama percintaan, serta memadukan kisah-kisah percintaan diantara lagu-lagu perjuangan. Inilah yang terasa menjadi ciri khas pada lagu-lagu ciptaanya. Lagu itu sendiri menjadi lebih hidup serta terasa segar disepanjang masa. Dipandang dari nafas lagu-lagu dan syair ciptaannya, Ismail Marzuki merupakan seorang nasionalis yang setia pada cita-cita perjuangan kemerdekaan, pada kehidupan rakyat dan pada ibu pertiwi. Dan karya-karyanya yang berjumlah lebih dari 200 buah, sarat dengan nilai-nilai perjuangan. Pada tahun 1931 ia mulai menciptakan lagu "O Sarinah'' yang menggambarkan suatu kondisi kehidupan bangsa yang tertindas. Lagu-lagu ciptaannya antara lain Rayuan Pulau Kelapa yang dicipta tahun 1944, Gugur Bunga (1945), Halo-Halo Bandung (1946), Selendang Sutera (1946), Sepasang Mata Bola (1946), dan Melati di Tapal Batas (1947). Komponis pelopor yang wafat 25 Mei 1958, ini telah melahirkan lagu-lagu kepahlawanan, yang menggugah jiwa nasionalisme. (Dari Katalog Ismail Marzuki; Komponis Pejuang 1985 & TokohIndonesia.com).
H.Mutahar. Pencipta lagu Syukur dan Hari Merdeka ini lahir di Semarang 5 Agustus 1916. Lagu Syukur merupakan lagu yang ia ciptakan jauh saat republik Indonesia masih dalam cengkraman penjajah, lewat lagu itu ia sebarkan impiannya tentang kemerdekaan Indonesia. H.Mutahar wafat 10 Juni 2004 di Jakarta.
Ibu Sud adalah salah seorang pencipta lagu anak-anak. Karirnya ini sudah dimulai bahkan jauh sebelum kemerdekaan Indonesia. Menurutnya ia sangat tergerak karena dulu anak-anak Indonesia kurang berbahagia. Alangkah indahnya kalau mereka dapat menyanyikan lagu berbahasa Indonesia. Ia sendiri kesal karena harus mengajarkan murid-murid Indonesia, lagu berbahasa Belanda. Kemudian terlintaslah gagasan untuk membuat lagu-lagu untuk mereka. Tujuannya tidak lain ialah untuk memberikan kegembiraan kepada anak-anak, kemampuan berimajinasi, sehingga pada akhirnya dapat mencipta dan bekerja. Lagu-lagu Ibu Sud, menurut Pak Kasur, mempunyai semangat patriotisme yang tinggi. Sebagai contoh patriotisme tampak dalam lagunya yang berjudul Berkibarlah Benderaku. Lagu itu diciptakan beliau ketika melihat kegigihan Yusuf Ronodipuro, seorang pimpinan RRI pada tahun-tahun pertama Indonesia yang menolak menurunkan Sang Saka Merah Putih yang sedang berkibar di kantornya, walaupun dalam ancaman senjata api. Beberapa lagu lainnya antara lain: "Hai Becak", "Burung Ketilang, dan Kupu-Kupu. Ketika genting rumah sewaannya dulu, di Jalan Kramat, Jakarta, bocor, ia membuat lagu Tik Tik Bunyi Hujan. Ibu Sud turut mengiringi Indonesia Raya melalui biola saat lagu itu pertama kali dikumandangkan di Gedung Pemuda, tanggal 28 Oktober 1928. Waktu itu ia sudah menjadi Nyonya Bintang Soedibio (almarhum, meninggal 1954). Di tahun-tahun perjuangan, Ibu Soed juga bersahabat dengan Cornel Simanjuntak, Ismail Marzuki, Kusbini, dan tokoh nasionalis lain. (Dari hal web:http://id.wikipedia.org/wiki/Ibu Sud).
W.R. Supratman (1903-1938). Pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya ini lahir pada hari Selasa 9 Maret 1903 di Dusun Trembelang Kabupaten Purworejo. Setelah ibunya meninggal Supratman mengikuti kakaknya yang menikah dengan seorang tentara KNIL –Koninklijk Nederlands Indisch Leger– ke Makassar. Di sana ia meneruskan sekolahnya di Normaal School hingga selesai, dan untuk keperluan administratif namanya menjadi Wage Rudolf Supratman. Selama di Makassar Supratman diajari musik dan biola oleh kakaknya hingga benar-benar tertarik dengan musik, selain juga senang dalam bidang sastra. Rasa tidak senangnya terhadap penjajahan Belanda pernah dituangkannya dalam bukunya yang berjudul “Perawan Desa”. Buku yang mengandung nilai-nilai nasionalisme Indonesia dan menyinggung pemerintahan Belanda itu akhirnya disita dan dilarang beredar. Selepas bekerja di Makassar bidang jurnalistik membawa dirinya dalam gejolak pergerakan Indonesia, karena minatnya ini Supratman memutuskan pindah ke Bandung dan bekerja sebagai pembantu di harian Kaoem Moeda. Setahun kemudian berpindah ke harian Kaum Kita, sebagai pimpinan redaksi. Pekerjaan tersebut tetap dilakukannya sewaktu ia pindah kembali ke Jakarta sebagai wartawan Sin-Po, harian Tionghoa-Melayu. Di Jakarta itulah, ia banyak bergaul dengan tokoh-tokoh pergerakan, hingga ia mulai menulis lagu. Tahun 1924 Supratman menulis lagu Indonesia Raya atas anjuran dari H. Agus Salim yang ditulis di harian Fajar Asia agar komponis Indonesia membuat lagu kebangsaan. Selain lagu kebangsaan tersebut ia menciptakan lagu lain seperti “Ibu Kita Kartini”, “Di Timur Matahari” dan “Bendera Kita”. Pada malam penutupan Konggres Pemuda II, tanggal 28 Oktober 1928, Supratman memperdengarkan lagu ciptaannya secara instrumental dengan biola di depan peserta umum. Pada saat itulah untuk pertama kalinya lagu Indonesia Raya dikumandangkan di depan umum. Semua yang hadir terpukau mendengarnya. Dengan cepat lagu itu terkenal di kalangan pergerakan nasional. Apabila partai-partai politik mengadakan konggres, maka lagu Indonesia Raya selalu dinyanyikan. Lagu itu merupakan perwujudan rasa persatuan dan kehendak untuk merdeka. Sesudah Indonesia merdeka, lagu Indonesia Raya dijadikan lagu kebangsaan, lambang persatuan bangsa. Tetapi, pencipta lagu itu, Wage Rudolf Supratman, tidak sempat menikmati hidup dalam suasana kemerdekaan. Akibat menciptakan lagu Indonesia Raya, ia selalu diburu oleh polisi Hindia Belanda, sampai jatuh sakit di Surabaya. Karena lagu ciptaannya yang terakhir "Matahari Terbit" pada awal Agustus 1938, ia ditangkap ketika menyiarkan lagu tersebut bersama pandu-pandu di NIROM jalan Embong Malang - Surabaya dan ditahan di penjara Kalisosok-Surabaya. Ia meninggal pada tanggal 17 Agustus 1938 karena sakit. (Dari berbagai Sumber).
Cornell Simanjuntak. Ini dia komponis yang menciptakan Indonesia Tetap Merdeka, Pada Pahlawan. Dimasa mudanya aktif berjuang dan bergabung dengan tentara pelajar, dan pernah tertembak dalam sebuah pertempuran sengit melawan militer belanda. Belanda terus memburu dan menyisir basis/markas gerakan pejuang-pejuang kita waktu itu, hingga seorang Cornell Simanjuntak yang menderita luka harus menjalani pengobatan dengan berpindah-pindah tempat. Dalam masa penyembuhan, dan bayang ancaman tentara belanda yang sewaktu-waktu datang menyerang, seorang Coernell Simanjuntak terus saja menunjukkan semangatnya yang luar biasa dan tak surut, kondisi luka yang harusnya ia gunakan buat istirihat agar cepat sehat dan pulih tapi malah ia habiskan waktunya dengan mengutak-atik penggalan karya-karya yang belum selesai, hingga terciptalah sebuah mars yang begitu menggelora dan kerap kita lagukan hingga saat ini, yaitu Mars Maju Tak Gentar. Dibawah tirani Soeharto juga melahirkan seniman/musisi berpikiran maju. Protes terhadap ketimpangan, ketidakadilan kekuasaan Orde Baru Soeharto (yang membangun kebijakan ekonomi-politiknya dengan membuka pintu lebar-lebar kepada modal asing, budaya spekulasi, KKN)
Iwan Fals. Musisi ini banyak melahirkan karya sarat dengan tema-tema sosial. Mulai dari Oemar Bakri, Sore Tugu Pancoran, Kontrasmu Bisu, Sugali, Terminal, Wakil Rakyat, Ethiopia, 1910, Sarjana Muda dan banyak lagi. Masa tahun 80an – 90an hingga sekarang tak ada yang tak kenal Iwan Fals. Lagunya jadi lagu wajib bagi pengamen dan anak muda yang pada nongkrong di ujung gang. 23 album telah dihasilkan, baik saat solo maupun bergabung dalam grup Swami, Dalbo & Kantata Takwa.
Franky Sahilatua. Musisi ballada yang pernah beken berduet dengan adik kandungnya Jane di era 80-an silam ini pernah berujar; “Jangan minder menjadi penyanyi balada, karena musisi balada itu punya peran penting dalam perubahan”. “Yah sekarang tugas penyanyi balada seperti saya ini, untuk menjadi the real ballad tak cuma menjadi penyanyi balada etalase," tegasnya. "Saya bosan jadi penyanyi balada etalase. Saya ingin turun ke jalan, ke lumpur, dan bergaul dengan debu.
Kelompok (Bram) Kampungan. Grup musik yang pernah menjadi semacam simpul sikap perlawanan di kalangan anak-anak muda dan mahasiswa pada tahun 1970-an. PADA zamannya, Bram Makahekum dan teman-temannya dalam Kelompok Kampungan, diam- diam menjadi "pahlawan" beberapa anak muda dan mahasiswa. Kelompok Kampungan, yang dibentuk oleh Bram dan teman-temannya yang sebagian besar adalah awak Bengkel Teater Rendra pada tahun 1975, di tengah kesumpekan suasana pada masa itu, dengan lantang menyerukan gugatan. misal dalam lagu Berkata Indonesia. Mereka berkeliling dari kampus ke kampus, berpentas di panggung yang selalu mengandung kemungkinan untuk "diberhentikan" oleh tentara dari rezim militer Orba kala itu. Hanya dengan satu album yang terdiri dari lagu-lagu seperti Bung Karno, Mereka Mencari Tuhan, Ratna, Berkata Indonesia dari Yogyakarta, Drama, Kalau, dan Wanita. Kenangan atas Kelompok Kampungan identik dengan kenangan atas masa tahun 1970-an, termasuk “romantisme" kehidupan anak-anak muda di Yogyakarta kala itu-sebuah kota yang menyimpan elan vital perjuangan-. Musik mereka sebenarnya tidaklah "kampungan", bahkan terkesan modern. Apalagi, kalau dibandingkan dengan konsep di balik musik yang digemari di Jawa Tengah seperti campursari. Organisasi bunyi pada musik Kelompok Kampungan adalah organisasi bunyi modern, dengan struktur yang bisa ditemui pada musik-musik Barat. Melodi lagu-lagu mereka rata-rata bagus, dengan lirik yang puitis dan gagah; "Orang-orang harus dibangunkan/Kesaksian harus diberikan/Agar kehidupan tetap terjaga"-bait lagu Aku Mendengar Suara. (Sumber: BRE)
John Tobing. Menciptakan lagu Darah Juang sebagai lagu perjuangan mahasiswa Indonesia yang lahir di era reformasi sejak menjelang jatuhnya Orde Baru. Johnsony Marhasak Lumbantobing lengkapnya; Ketua KM UGM pertama mahasiswa Fakultas Filsafat UGM Yogyakarta (sekitar tahun 1990) mulai mencipta lagu sejak tahun 1977. Telah mencipta 100-an lagu jenis pop, pop ballada, anak-anak, rock, dan perjuangan. Dalam penulisan lirik bekerja sama dengan Andi Munajat, FX Rudy Gunawan, Rahardjo Waluyo Djati, Yayan Sofyan, Chaidir, Webby Warrouw dll.
Yayak ‘Kencrit’ Yatmaka. Seniman serba bisa ini selain banyak menghasilkan karya seni rupa juga mencipta lagu-lagu perjuangan. Karya lagunya antara lain; Bumi Badega, Ke Selatan, Anak Merdeka, Di Bawah Topi Jerami, Rakyat Bersatu.
Syaffei. Tak banyak yang tahu kalau pria inilah yang menciptakan Mars Revolusi dan Mars Buruh Tani, 2 lagu wajib bagi semua aksi massa turun ke jalan, hingga saking populernya 2 lagu tersebut banyak dibawakan band-band punk dalam aransement musik bertempo cepat. Juga pernah digubah syairnya menjadi lagu penyemangat suporter klub sepakbola.
Widji Thukul. Kita lebih mengenalnya sebagai seorang penyair revolusioner, puisi-puisinya begitu mengerikan bagi rezim orde baru kala itu. Saat semua mulut bisu dibungkam ketakutan Widji lantang berteriak; LAWAN! lewat puisinya. Saat semua orang berbondong-bondong ke kotak suara untuk coblosan pemilu (dibawah orde baru kala itu) Widji malah masuk kamar mandi dan membacakan puisinya keras-keras; “Pemilu ohh..Pilu!..Pilu!” Tak hanya berpuisi, Widji Thukul yang juga salah seorang pendiri Jaker dan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) juga menciptakan lagu-lagu satir khas karyanya. Apa Guna, Sungguh Enak Hidup Di Televisi yang biasa ia bawakan sebelum membaca puisi.
LONTAR Band. Akhir 1994 adalah tiga orang yang membentuk kelompok musik kecil, yakni BimPet (nama panggilan Bimo Petrus) dan Babe (nama panggilan David Kris) memainkan gitar, lalu Jaka Sadewa sebagai penyanyinya. Kelompok musik tanpa nama ini lambat laun mulai membuat lagu, diantaranya; Anak Bangsa, Pasti Menang, Simarsi (nah..), Karna aku Cinta, Indonesia (C) Emas dan Mana Buku dan Guruku. Maret 1995 pemberian nama pun diilhami dari nama sebuah bulletin KSM UNAIR yakni LONTAR. Nama LONTAR tak hanya bermakna pelontaran gagasan atau ide semata, namun dipahami sebagai daun siwalan yang konon berfungsi menjadi kertas tulis untuk menuangkan berbagai filosofi kehidupan manusia di masa lalu. Teks-teks LONTAR sarat akan tema kritis tentang hak asasi manusia, anti kekerasan/ diskriminasi/ rasisme, ajakan untuk perubahan menuju kehidupan bersama yang lebih baik. Motivasi dan idealisme melalui kebebasan berekspresi dalam bermusik inilah merupakan pula bentuk kontra kultura yang dimunculkan LONTAR di masyarakat, sehingga sarat dengan lirik kritis. Telah 10 kali berganti formasi, menghasilkan 3 album (Marah, Setengah Tiang untuk Demokrasi, Indonesia, Siapa Yang Punya..?). Malang melintang dan dikenal luas oleh khalayak musik (rock) Surabaya. Lontar Band hingga kini masih tetap eksis bermusik dibawah Rights Management. (Sumber dari Larik_Balik_LONTAR).
Sanggar Satu Bumi. Didirikan di Jakarta pada tanggal 27 Februari 2003 oleh beberapa seniman yang berminat pada seni musik dan puisi; Andrian Romico, AJ Susmana, Winarso, Dompak, Kuncoro Adi Broto & Tejo. Telah mendokumentasi 2 album lagu perjuangan demokratik; Tidur.. Jangan! & Nyanyian Akar Rumput.
MARJINAL. Sebuah grup musik beraliran punk-rock yang cukup terkenal dan berasal dari Jakarta. Kelompok musik ini sebelumnya bernama Anti Military. Melalui lirik-lirik lagunya, Marjinal dapat dikategorikan sebagai kelompok musik berhaluan anarko-punk, karena liriknya banyak memuat tema-tema politik, dan semangat perubahan sosial. Beberapa lagu yang diciptakan oleh mereka banyak dinyanyikan oleh para aktivis yang sedang berdemonstrasi. Sejak berdirinya, kelompok ini telah menghasilkan beberapa album, diantaranya adalah: Anti Military,Termarjinalkan & Double Album; Predator. Band yang bermarkas di Depok ini eksis membangun komunitas musiknya. Penggemar fanatik Marjinal kerap melakukan koor sembari moshing saat lagu Hukum & Marsinah digeber di atas panggung.
Kepal-SPI. Berawal dari organisasi pengamen progressif yang berkarya dengan tema-tema sosial politik lalu ada niatan untuk membakukan karya-karya mereka ke dalam bentuk kaset/CD, biar juga nilai-nilai baik di lagu-lagu mereka tersebar luas dan bisa didengar banyak orang, maka di awal tahun 2006 keluarlah album pertama mereka; Turun Ke Jalan. Anak-anak Kepal-SPI memang senang guyon, nyeleneh plus tingkah polah lain yang kerap mengundang tawa, tapi saat bermusik mereka cukup serius. Dari beberapa kali pengamatanku melihat aksi panggung mereka, I Bob si vocalis sangat komunikatif dengan penonton. Tidak hanya (melulu) agitatif tapi mampu membuat tanpa jarak dengan penonton; mengajak bernyanyi bareng, memberi tebakan berhadiah pin/sticker, memperkenalkan album mereka, hingga penonton betah menyaksikan dan bertahan hingga bubar.
Tari Adinda. Perawakannya kecil saja, tapi siapa sangka kalau gadis itu punya kemampuan besar karena telah menciptakan puluhan lagu. Keterlibatannya dalam organisasi buruh (FNPBI) sedikit banyak telah merubah pemahamannya tentang banyak hal; sosial, politik maupun tentang pentingnya membangun organisasi. Seringnya berinteraksi dalam kerja-kerja revolusioner; diskusi, ikut pendidikan, aksi massa juga telah merubah kandungan bagi lyrik-lyrik lagu yang diciptakannya. Kalau dulu lyriknya hanya berkutat pada masalah/tema-tema asmara antara pria dan wanita maka sekarang mulai merambah pada tema kehidupan buruh; soal gajian, soal makanan yang dikonsumsi di pabrik, soal sistem kontrak, dan memang lagu-lagu Tari Adinda (yang balada itu) seperti mengingatkan kita pada Iwan Fals dan Franky Sahilatua. Begitu mudah dihafal - cepat akrab ditelinga. Lagu-lagu Tari Adinda terekam dalam album Buruh Kontrak yang awal Juni lalu telah beredar dan diproduksi oleh Sanggar KAPUAS Cakung.
GESTAPU. Grup dangdut progressif asal Yogyakarta ini punya tehnik bermusik yang ciamik. Aransement lagu-lagu mereka tidak kalah dengan band-band papan atas naungan mayor lebel. Kamu bisa dengar bagaimana mantapnya anak-anak Gestapu membesut reportoar macam; Goyang Merdeka, Mundur!!, Cuma-Cuma, Kepada YTH, Khayalan dsb. Seluruh event musik seantero Jogja sudah mereka jelajahi, wawancara-wawancara di radio juga sudah mereka lakoni. “Pernah ada yang mau promosikan kami agar bisa berkiprah lebih jauh dan bisa berpropaganda lebih luas ke massa lewat musik. Cuma kami terbentur nama” Demikan ungkap Marwan, salah satu awak Gestapu satu ketika. Yah, nama Gestapu memang sepertinya sedikit jadi masalah. Beberapa surat kabar di Jogja sering mempermasalahkan perihal nama tersebut. Padahal menurut Marwan Gestapu bisa kependekan dari Gerakan September Putus Cinta. Jadi tak ada hubungannya dengan peristiwa tahun 1965 yang dipermasalahkan orang-orang itu. Hingga kawan-kawan kita ini perlu mengganti nama Gestapu menjadi GASTAVO.
Red Flag. Band Reggae dari Lampung ini seperti hendak mengembalikan semangat/roh musik reggae yang anti penindasan itu. Begitu banyak komunitas musik reggae yang ada tapi hanya sedikit sekali yang menjadikan reggae sebagai alat pembebasan kaum buruh yang diperlakukan tak adil oleh elit-elit kekuasaan --seperti lagu-lagu milik icon reggae dunia Bob Marley--. Red Flag, satu dari sekian banyak grup reggae itu coba mengembalikan semangat pembebasan reggae ke rel yang sejatinya. Maka tanpa ragu mereka melantunkan Buruh Tani, Fighf For Socialism, G/28/S/TNI dsb pada album ‘One Song One Struggle’. Red Flag sepertinya ingin bilang bahwa reggae tak hanya gaya rambut dreadlock/gimbal, tak sekedar atribut merah-kuning-hijau. Tapi reggae adalah pesan-pesan untuk membangkitkan semangat pembebasan. Seperti semangat pada lirik lagu Bob Marley "emancipate yourself from mental slavery, none but ourselves can free our minds" dari lagu Redemption Song yang merupakan ajakan untuk meninggalkan mental budak dari diri manusia.
Demikian rentetannya, masih banyak yang terlewat memang, karena minimnya data, tapi bolehlah saya menyebut nama mereka di akhir tulisan ini, karena mereka juga punya semangat dan cita-cita yang sama dengan grup-grup yang telah disebut diatas. Dan lain waktu tentu kita akan kupas habis tentang mereka; baik karya maupun profile dari; TehnoShit, Segorames, Jeruji, Mukti Mukti, Comerade, GerigI, Male Oii.
Kurun waktu pasca kemerdekaan dibawah Soekarno juga melahirkan para pemusik/musisi dengan corak karya yang anti imperialis, anti terhadap penjajahan asing, karena setelah lepas dari belanda, republik kembali siap ‘disantap’ oleh amerika dan sekutu-sekutunya. Soekarno yang pro rakyat tak bosan-bosan berteriak bahwa revolusi belum selesai!, seluruh sektor massarakyat harus menghalau setiap ancaman yang datang, yang akan masuk lewat modal, lewat kebudayaan dsb. Bahwa republik harus mandiri dalam 3 hal, yakni mandiri dalam hal politik, mandiri dalam hal ekonomi serta mandiri dalam hal kebudayaan, itulah yang selalu ditekankan seorang Soekarno kala itu. Kurun waktu itu tercipta karya-karya seperti; Awas Inggris Amerika, RESOPIM (Revolusi Sosialis Pimpinan), Nasakom Bersatu dll. Salah satu nama untuk salah satu karyanya diatas, yakni Soebronto K Admodjo dengan RESOPIMnya. Maka sambutlah serbuan musik perlawanan – musik pembebasan dari grup-grup yang bemusik, bernyanyi dan berjuang untuk mengakhiri penindasan.
Tapi saya tidak akan membahas banyak hal tentang grup-grup diatas. Saya akan membahas dan coba sedikit meresensi tentang serbuan grup-grup musik perlawanan/pembebasan yang kehadirannya lamat-lamat terdengar tapi nyata mereka ada dan terus menghasilkan karya.
***
Ditengah situasi semakin massifnya perampasan hak-hak kesejahteraaan rakyat oleh imperialis lewat perusahaan-perusahaan multi nasionalnya; Exxon, Caltex, British Petroleum, Shell, Rio Tinto, Borken Hill Proprietary Company Ltd, Newmont Mining Corporation, Newcrest Mining Ltd, Inco Ltd, Freeport Mc Moran Copper & Gold Inc. Maka semakin akut/parahlah kondisi kesejahteraan rakyat indonesia. Betapa kini ratusan juta rakyat kita harus lahir-tumbuh-besar dalam kondisi miskin; tentu berdampak sekali terhadap kwalitas hidup yang buruk; makanan minim gizi, minim vitamin, gampang sakit, bodoh, tak bisa sekolah tinggi, biaya berobat ke rumah sakit yang mahal; maka kalau jatuh sakit tak tersembuhkan, banyak rakyat mati di rumah kontrakannya (seperti pernah dipotret seorang Widji Thukul dalam bait-bait puisinya), atau digeletakkan di bawah jembatan Fly Over seperti yang terjadi belum lama ini di Jakarta.
Perubahan yang diharapkan-diimpikan oleh rakyat dari pergantian kekuasaan politik lewat pemilu 2004 yang lalu nyatanya hanya impian kosong rakyat dan malah menemukan kekecewaan terhadap kekuasaan Pemerintahan SBY-Kalla. Ternyata kegagahan, kegantengan, simpatik dan kebaikan yang ditampilkan pemerintah tak bisa – tak cukup - tak mampu menyelamatkan ratusan juta rakyat indonesia dari kenistaan hidup karena terus-terusan dijajah kaum imperialis asing. Habis sudah kekayaan alam kita dijarah - dikuasai oleh industri-industri asing yang beroperasi di indonesia. Emas bergunung-gunung di Papua tandas digasak PT Freeport, gas alam di bumi sumatera dikuasai bulat-bulat, kandungan minyak bumi yang ada di blok Cepu pada akhirnya jadi milik Exxon Mobil Oil. BUMN-BUMN kita perlahan tapi pasti semuanya akan bukan jadi milik kita lagi, akan tidak dikuasai oleh negara lagi, tidak akan bisa dimanfaatkan secara murah untuk kepentingan mensejahterakan rakyat banyak. Lalu bagaimana? Terus rakyat harus bagaimana? Dan rakyat harus berbuat apa untuk kondisi seperti sekarang ini? Jawaban akan jalan keluar dari krisis kesejahteraan tentu tidak bisa diserahkan begitu saja kepada elit-elit politik yang ada sekarang. Bagaimana dengan kepada wakil-wakil rakyat yang ada?
Keterbukaan politik seperti sekarang ini dari hasil penjatuhan rezim otoriter Soeharto telah melahirkan banyak gerakan rakyat. Organisasi-organisasi rakyat progressif lahir-tumbuh-jatuh bangun berjuang demi menuntaskan agenda-agenda reformasi yang tertunda-tunda. Buruh, petani, mahasiswa, kaum miskin kota membangun wadah-wadah perjuangannya. Perjuangan sudah tidak bisa lagi dilakukan sendiri-sendiri lagi, perjuangan sudah masuk dalam tahap untuk bersatu membangun kekuatan rakyat yang kuat antar sektor. Bahkan dalam waktu tidak lama lagi akan terwujud dalam satu front gerakan rakyat, nyata dan siap merespon situasi nasional apapun.
Di seni budaya, khusus sektor musik. Serbuan grup-grup musik/komunitas kesenian progressif telah menghasilkan karya-karya yang turut mengiringi, menyemangati perjuangan rakyat lewat lagu-lagu perlawanan/pembebasan. Mereka datang menyeruak pekatnya belantara hegemoni grup-grup populer yang besar dibawah raksasa-raksasa industri musik; Musica, EMI, Sony BMG, Aquarius Music dan melahirkan Sheila On 7, Radja, Peter Pan, Dewa 19, Samsons, Nidji, ADA Band tapi melulu ngomong asmara sampe muntah-muntah disepanjang album mereka.
Grup-grup musik progressif, walau berada dalam kondisi serba terbatas; minim dalam hal ekonomi, latar belakang pendidikan musik, fasilitas berkesenian dsb, toh tak menyurutkan semangat untuk tetap berkarya - berjuang menyebarluaskan fikiran-fikiran maju. Lirik-liirik lagunya menggedor kesadaran minim rakyat tentang adanya penindasan. Tentang adanya penjajahan yang masih terus terjadi di bumi indonesia. Tak luput juga ketidakadilan sosial yang dirasakan rakyat banyak menjadi tema sentral di lagu-lagu mereka. Bernyanyi menyuarakan perlawanan, mencipta mars perjuangan, memberitahu bahayannya militerisme, memperkenalkan musuh-musuh penindas rakyat, bahkan hingga cita-cita sosialisme dikabarkan dengan lagu sebagai jalan keluar menuju kesejahteraaan rakyat yang sejati.
Berikutnya saya akan coba menjentrengkan grup-grup/komunitas seni/individu progressif berikut album karya mereka yang telah ada. (Maaf bila kurang lengkap dan ada yang terlewat, sebab saya masih terus mengumpulkan data). Kita mulai saja dari:
Ismail Marzuki (1914-1958). Di dalam lagu-lagu ciptaannya, agaknya Ismail Marzuki begitu jeli memilih kisah perjuangan dengan kisah kehidupan sehari-hari terutama percintaan, serta memadukan kisah-kisah percintaan diantara lagu-lagu perjuangan. Inilah yang terasa menjadi ciri khas pada lagu-lagu ciptaanya. Lagu itu sendiri menjadi lebih hidup serta terasa segar disepanjang masa. Dipandang dari nafas lagu-lagu dan syair ciptaannya, Ismail Marzuki merupakan seorang nasionalis yang setia pada cita-cita perjuangan kemerdekaan, pada kehidupan rakyat dan pada ibu pertiwi. Dan karya-karyanya yang berjumlah lebih dari 200 buah, sarat dengan nilai-nilai perjuangan. Pada tahun 1931 ia mulai menciptakan lagu "O Sarinah'' yang menggambarkan suatu kondisi kehidupan bangsa yang tertindas. Lagu-lagu ciptaannya antara lain Rayuan Pulau Kelapa yang dicipta tahun 1944, Gugur Bunga (1945), Halo-Halo Bandung (1946), Selendang Sutera (1946), Sepasang Mata Bola (1946), dan Melati di Tapal Batas (1947). Komponis pelopor yang wafat 25 Mei 1958, ini telah melahirkan lagu-lagu kepahlawanan, yang menggugah jiwa nasionalisme. (Dari Katalog Ismail Marzuki; Komponis Pejuang 1985 & TokohIndonesia.com).
H.Mutahar. Pencipta lagu Syukur dan Hari Merdeka ini lahir di Semarang 5 Agustus 1916. Lagu Syukur merupakan lagu yang ia ciptakan jauh saat republik Indonesia masih dalam cengkraman penjajah, lewat lagu itu ia sebarkan impiannya tentang kemerdekaan Indonesia. H.Mutahar wafat 10 Juni 2004 di Jakarta.
Ibu Sud adalah salah seorang pencipta lagu anak-anak. Karirnya ini sudah dimulai bahkan jauh sebelum kemerdekaan Indonesia. Menurutnya ia sangat tergerak karena dulu anak-anak Indonesia kurang berbahagia. Alangkah indahnya kalau mereka dapat menyanyikan lagu berbahasa Indonesia. Ia sendiri kesal karena harus mengajarkan murid-murid Indonesia, lagu berbahasa Belanda. Kemudian terlintaslah gagasan untuk membuat lagu-lagu untuk mereka. Tujuannya tidak lain ialah untuk memberikan kegembiraan kepada anak-anak, kemampuan berimajinasi, sehingga pada akhirnya dapat mencipta dan bekerja. Lagu-lagu Ibu Sud, menurut Pak Kasur, mempunyai semangat patriotisme yang tinggi. Sebagai contoh patriotisme tampak dalam lagunya yang berjudul Berkibarlah Benderaku. Lagu itu diciptakan beliau ketika melihat kegigihan Yusuf Ronodipuro, seorang pimpinan RRI pada tahun-tahun pertama Indonesia yang menolak menurunkan Sang Saka Merah Putih yang sedang berkibar di kantornya, walaupun dalam ancaman senjata api. Beberapa lagu lainnya antara lain: "Hai Becak", "Burung Ketilang, dan Kupu-Kupu. Ketika genting rumah sewaannya dulu, di Jalan Kramat, Jakarta, bocor, ia membuat lagu Tik Tik Bunyi Hujan. Ibu Sud turut mengiringi Indonesia Raya melalui biola saat lagu itu pertama kali dikumandangkan di Gedung Pemuda, tanggal 28 Oktober 1928. Waktu itu ia sudah menjadi Nyonya Bintang Soedibio (almarhum, meninggal 1954). Di tahun-tahun perjuangan, Ibu Soed juga bersahabat dengan Cornel Simanjuntak, Ismail Marzuki, Kusbini, dan tokoh nasionalis lain. (Dari hal web:http://id.wikipedia.org/wiki/Ibu Sud).
W.R. Supratman (1903-1938). Pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya ini lahir pada hari Selasa 9 Maret 1903 di Dusun Trembelang Kabupaten Purworejo. Setelah ibunya meninggal Supratman mengikuti kakaknya yang menikah dengan seorang tentara KNIL –Koninklijk Nederlands Indisch Leger– ke Makassar. Di sana ia meneruskan sekolahnya di Normaal School hingga selesai, dan untuk keperluan administratif namanya menjadi Wage Rudolf Supratman. Selama di Makassar Supratman diajari musik dan biola oleh kakaknya hingga benar-benar tertarik dengan musik, selain juga senang dalam bidang sastra. Rasa tidak senangnya terhadap penjajahan Belanda pernah dituangkannya dalam bukunya yang berjudul “Perawan Desa”. Buku yang mengandung nilai-nilai nasionalisme Indonesia dan menyinggung pemerintahan Belanda itu akhirnya disita dan dilarang beredar. Selepas bekerja di Makassar bidang jurnalistik membawa dirinya dalam gejolak pergerakan Indonesia, karena minatnya ini Supratman memutuskan pindah ke Bandung dan bekerja sebagai pembantu di harian Kaoem Moeda. Setahun kemudian berpindah ke harian Kaum Kita, sebagai pimpinan redaksi. Pekerjaan tersebut tetap dilakukannya sewaktu ia pindah kembali ke Jakarta sebagai wartawan Sin-Po, harian Tionghoa-Melayu. Di Jakarta itulah, ia banyak bergaul dengan tokoh-tokoh pergerakan, hingga ia mulai menulis lagu. Tahun 1924 Supratman menulis lagu Indonesia Raya atas anjuran dari H. Agus Salim yang ditulis di harian Fajar Asia agar komponis Indonesia membuat lagu kebangsaan. Selain lagu kebangsaan tersebut ia menciptakan lagu lain seperti “Ibu Kita Kartini”, “Di Timur Matahari” dan “Bendera Kita”. Pada malam penutupan Konggres Pemuda II, tanggal 28 Oktober 1928, Supratman memperdengarkan lagu ciptaannya secara instrumental dengan biola di depan peserta umum. Pada saat itulah untuk pertama kalinya lagu Indonesia Raya dikumandangkan di depan umum. Semua yang hadir terpukau mendengarnya. Dengan cepat lagu itu terkenal di kalangan pergerakan nasional. Apabila partai-partai politik mengadakan konggres, maka lagu Indonesia Raya selalu dinyanyikan. Lagu itu merupakan perwujudan rasa persatuan dan kehendak untuk merdeka. Sesudah Indonesia merdeka, lagu Indonesia Raya dijadikan lagu kebangsaan, lambang persatuan bangsa. Tetapi, pencipta lagu itu, Wage Rudolf Supratman, tidak sempat menikmati hidup dalam suasana kemerdekaan. Akibat menciptakan lagu Indonesia Raya, ia selalu diburu oleh polisi Hindia Belanda, sampai jatuh sakit di Surabaya. Karena lagu ciptaannya yang terakhir "Matahari Terbit" pada awal Agustus 1938, ia ditangkap ketika menyiarkan lagu tersebut bersama pandu-pandu di NIROM jalan Embong Malang - Surabaya dan ditahan di penjara Kalisosok-Surabaya. Ia meninggal pada tanggal 17 Agustus 1938 karena sakit. (Dari berbagai Sumber).
Cornell Simanjuntak. Ini dia komponis yang menciptakan Indonesia Tetap Merdeka, Pada Pahlawan. Dimasa mudanya aktif berjuang dan bergabung dengan tentara pelajar, dan pernah tertembak dalam sebuah pertempuran sengit melawan militer belanda. Belanda terus memburu dan menyisir basis/markas gerakan pejuang-pejuang kita waktu itu, hingga seorang Cornell Simanjuntak yang menderita luka harus menjalani pengobatan dengan berpindah-pindah tempat. Dalam masa penyembuhan, dan bayang ancaman tentara belanda yang sewaktu-waktu datang menyerang, seorang Coernell Simanjuntak terus saja menunjukkan semangatnya yang luar biasa dan tak surut, kondisi luka yang harusnya ia gunakan buat istirihat agar cepat sehat dan pulih tapi malah ia habiskan waktunya dengan mengutak-atik penggalan karya-karya yang belum selesai, hingga terciptalah sebuah mars yang begitu menggelora dan kerap kita lagukan hingga saat ini, yaitu Mars Maju Tak Gentar. Dibawah tirani Soeharto juga melahirkan seniman/musisi berpikiran maju. Protes terhadap ketimpangan, ketidakadilan kekuasaan Orde Baru Soeharto (yang membangun kebijakan ekonomi-politiknya dengan membuka pintu lebar-lebar kepada modal asing, budaya spekulasi, KKN)
Iwan Fals. Musisi ini banyak melahirkan karya sarat dengan tema-tema sosial. Mulai dari Oemar Bakri, Sore Tugu Pancoran, Kontrasmu Bisu, Sugali, Terminal, Wakil Rakyat, Ethiopia, 1910, Sarjana Muda dan banyak lagi. Masa tahun 80an – 90an hingga sekarang tak ada yang tak kenal Iwan Fals. Lagunya jadi lagu wajib bagi pengamen dan anak muda yang pada nongkrong di ujung gang. 23 album telah dihasilkan, baik saat solo maupun bergabung dalam grup Swami, Dalbo & Kantata Takwa.
Franky Sahilatua. Musisi ballada yang pernah beken berduet dengan adik kandungnya Jane di era 80-an silam ini pernah berujar; “Jangan minder menjadi penyanyi balada, karena musisi balada itu punya peran penting dalam perubahan”. “Yah sekarang tugas penyanyi balada seperti saya ini, untuk menjadi the real ballad tak cuma menjadi penyanyi balada etalase," tegasnya. "Saya bosan jadi penyanyi balada etalase. Saya ingin turun ke jalan, ke lumpur, dan bergaul dengan debu.
Kelompok (Bram) Kampungan. Grup musik yang pernah menjadi semacam simpul sikap perlawanan di kalangan anak-anak muda dan mahasiswa pada tahun 1970-an. PADA zamannya, Bram Makahekum dan teman-temannya dalam Kelompok Kampungan, diam- diam menjadi "pahlawan" beberapa anak muda dan mahasiswa. Kelompok Kampungan, yang dibentuk oleh Bram dan teman-temannya yang sebagian besar adalah awak Bengkel Teater Rendra pada tahun 1975, di tengah kesumpekan suasana pada masa itu, dengan lantang menyerukan gugatan. misal dalam lagu Berkata Indonesia. Mereka berkeliling dari kampus ke kampus, berpentas di panggung yang selalu mengandung kemungkinan untuk "diberhentikan" oleh tentara dari rezim militer Orba kala itu. Hanya dengan satu album yang terdiri dari lagu-lagu seperti Bung Karno, Mereka Mencari Tuhan, Ratna, Berkata Indonesia dari Yogyakarta, Drama, Kalau, dan Wanita. Kenangan atas Kelompok Kampungan identik dengan kenangan atas masa tahun 1970-an, termasuk “romantisme" kehidupan anak-anak muda di Yogyakarta kala itu-sebuah kota yang menyimpan elan vital perjuangan-. Musik mereka sebenarnya tidaklah "kampungan", bahkan terkesan modern. Apalagi, kalau dibandingkan dengan konsep di balik musik yang digemari di Jawa Tengah seperti campursari. Organisasi bunyi pada musik Kelompok Kampungan adalah organisasi bunyi modern, dengan struktur yang bisa ditemui pada musik-musik Barat. Melodi lagu-lagu mereka rata-rata bagus, dengan lirik yang puitis dan gagah; "Orang-orang harus dibangunkan/Kesaksian harus diberikan/Agar kehidupan tetap terjaga"-bait lagu Aku Mendengar Suara. (Sumber: BRE)
John Tobing. Menciptakan lagu Darah Juang sebagai lagu perjuangan mahasiswa Indonesia yang lahir di era reformasi sejak menjelang jatuhnya Orde Baru. Johnsony Marhasak Lumbantobing lengkapnya; Ketua KM UGM pertama mahasiswa Fakultas Filsafat UGM Yogyakarta (sekitar tahun 1990) mulai mencipta lagu sejak tahun 1977. Telah mencipta 100-an lagu jenis pop, pop ballada, anak-anak, rock, dan perjuangan. Dalam penulisan lirik bekerja sama dengan Andi Munajat, FX Rudy Gunawan, Rahardjo Waluyo Djati, Yayan Sofyan, Chaidir, Webby Warrouw dll.
Yayak ‘Kencrit’ Yatmaka. Seniman serba bisa ini selain banyak menghasilkan karya seni rupa juga mencipta lagu-lagu perjuangan. Karya lagunya antara lain; Bumi Badega, Ke Selatan, Anak Merdeka, Di Bawah Topi Jerami, Rakyat Bersatu.
Syaffei. Tak banyak yang tahu kalau pria inilah yang menciptakan Mars Revolusi dan Mars Buruh Tani, 2 lagu wajib bagi semua aksi massa turun ke jalan, hingga saking populernya 2 lagu tersebut banyak dibawakan band-band punk dalam aransement musik bertempo cepat. Juga pernah digubah syairnya menjadi lagu penyemangat suporter klub sepakbola.
Widji Thukul. Kita lebih mengenalnya sebagai seorang penyair revolusioner, puisi-puisinya begitu mengerikan bagi rezim orde baru kala itu. Saat semua mulut bisu dibungkam ketakutan Widji lantang berteriak; LAWAN! lewat puisinya. Saat semua orang berbondong-bondong ke kotak suara untuk coblosan pemilu (dibawah orde baru kala itu) Widji malah masuk kamar mandi dan membacakan puisinya keras-keras; “Pemilu ohh..Pilu!..Pilu!” Tak hanya berpuisi, Widji Thukul yang juga salah seorang pendiri Jaker dan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) juga menciptakan lagu-lagu satir khas karyanya. Apa Guna, Sungguh Enak Hidup Di Televisi yang biasa ia bawakan sebelum membaca puisi.
LONTAR Band. Akhir 1994 adalah tiga orang yang membentuk kelompok musik kecil, yakni BimPet (nama panggilan Bimo Petrus) dan Babe (nama panggilan David Kris) memainkan gitar, lalu Jaka Sadewa sebagai penyanyinya. Kelompok musik tanpa nama ini lambat laun mulai membuat lagu, diantaranya; Anak Bangsa, Pasti Menang, Simarsi (nah..), Karna aku Cinta, Indonesia (C) Emas dan Mana Buku dan Guruku. Maret 1995 pemberian nama pun diilhami dari nama sebuah bulletin KSM UNAIR yakni LONTAR. Nama LONTAR tak hanya bermakna pelontaran gagasan atau ide semata, namun dipahami sebagai daun siwalan yang konon berfungsi menjadi kertas tulis untuk menuangkan berbagai filosofi kehidupan manusia di masa lalu. Teks-teks LONTAR sarat akan tema kritis tentang hak asasi manusia, anti kekerasan/ diskriminasi/ rasisme, ajakan untuk perubahan menuju kehidupan bersama yang lebih baik. Motivasi dan idealisme melalui kebebasan berekspresi dalam bermusik inilah merupakan pula bentuk kontra kultura yang dimunculkan LONTAR di masyarakat, sehingga sarat dengan lirik kritis. Telah 10 kali berganti formasi, menghasilkan 3 album (Marah, Setengah Tiang untuk Demokrasi, Indonesia, Siapa Yang Punya..?). Malang melintang dan dikenal luas oleh khalayak musik (rock) Surabaya. Lontar Band hingga kini masih tetap eksis bermusik dibawah Rights Management. (Sumber dari Larik_Balik_LONTAR).
Sanggar Satu Bumi. Didirikan di Jakarta pada tanggal 27 Februari 2003 oleh beberapa seniman yang berminat pada seni musik dan puisi; Andrian Romico, AJ Susmana, Winarso, Dompak, Kuncoro Adi Broto & Tejo. Telah mendokumentasi 2 album lagu perjuangan demokratik; Tidur.. Jangan! & Nyanyian Akar Rumput.
MARJINAL. Sebuah grup musik beraliran punk-rock yang cukup terkenal dan berasal dari Jakarta. Kelompok musik ini sebelumnya bernama Anti Military. Melalui lirik-lirik lagunya, Marjinal dapat dikategorikan sebagai kelompok musik berhaluan anarko-punk, karena liriknya banyak memuat tema-tema politik, dan semangat perubahan sosial. Beberapa lagu yang diciptakan oleh mereka banyak dinyanyikan oleh para aktivis yang sedang berdemonstrasi. Sejak berdirinya, kelompok ini telah menghasilkan beberapa album, diantaranya adalah: Anti Military,Termarjinalkan & Double Album; Predator. Band yang bermarkas di Depok ini eksis membangun komunitas musiknya. Penggemar fanatik Marjinal kerap melakukan koor sembari moshing saat lagu Hukum & Marsinah digeber di atas panggung.
Kepal-SPI. Berawal dari organisasi pengamen progressif yang berkarya dengan tema-tema sosial politik lalu ada niatan untuk membakukan karya-karya mereka ke dalam bentuk kaset/CD, biar juga nilai-nilai baik di lagu-lagu mereka tersebar luas dan bisa didengar banyak orang, maka di awal tahun 2006 keluarlah album pertama mereka; Turun Ke Jalan. Anak-anak Kepal-SPI memang senang guyon, nyeleneh plus tingkah polah lain yang kerap mengundang tawa, tapi saat bermusik mereka cukup serius. Dari beberapa kali pengamatanku melihat aksi panggung mereka, I Bob si vocalis sangat komunikatif dengan penonton. Tidak hanya (melulu) agitatif tapi mampu membuat tanpa jarak dengan penonton; mengajak bernyanyi bareng, memberi tebakan berhadiah pin/sticker, memperkenalkan album mereka, hingga penonton betah menyaksikan dan bertahan hingga bubar.
Tari Adinda. Perawakannya kecil saja, tapi siapa sangka kalau gadis itu punya kemampuan besar karena telah menciptakan puluhan lagu. Keterlibatannya dalam organisasi buruh (FNPBI) sedikit banyak telah merubah pemahamannya tentang banyak hal; sosial, politik maupun tentang pentingnya membangun organisasi. Seringnya berinteraksi dalam kerja-kerja revolusioner; diskusi, ikut pendidikan, aksi massa juga telah merubah kandungan bagi lyrik-lyrik lagu yang diciptakannya. Kalau dulu lyriknya hanya berkutat pada masalah/tema-tema asmara antara pria dan wanita maka sekarang mulai merambah pada tema kehidupan buruh; soal gajian, soal makanan yang dikonsumsi di pabrik, soal sistem kontrak, dan memang lagu-lagu Tari Adinda (yang balada itu) seperti mengingatkan kita pada Iwan Fals dan Franky Sahilatua. Begitu mudah dihafal - cepat akrab ditelinga. Lagu-lagu Tari Adinda terekam dalam album Buruh Kontrak yang awal Juni lalu telah beredar dan diproduksi oleh Sanggar KAPUAS Cakung.
GESTAPU. Grup dangdut progressif asal Yogyakarta ini punya tehnik bermusik yang ciamik. Aransement lagu-lagu mereka tidak kalah dengan band-band papan atas naungan mayor lebel. Kamu bisa dengar bagaimana mantapnya anak-anak Gestapu membesut reportoar macam; Goyang Merdeka, Mundur!!, Cuma-Cuma, Kepada YTH, Khayalan dsb. Seluruh event musik seantero Jogja sudah mereka jelajahi, wawancara-wawancara di radio juga sudah mereka lakoni. “Pernah ada yang mau promosikan kami agar bisa berkiprah lebih jauh dan bisa berpropaganda lebih luas ke massa lewat musik. Cuma kami terbentur nama” Demikan ungkap Marwan, salah satu awak Gestapu satu ketika. Yah, nama Gestapu memang sepertinya sedikit jadi masalah. Beberapa surat kabar di Jogja sering mempermasalahkan perihal nama tersebut. Padahal menurut Marwan Gestapu bisa kependekan dari Gerakan September Putus Cinta. Jadi tak ada hubungannya dengan peristiwa tahun 1965 yang dipermasalahkan orang-orang itu. Hingga kawan-kawan kita ini perlu mengganti nama Gestapu menjadi GASTAVO.
Red Flag. Band Reggae dari Lampung ini seperti hendak mengembalikan semangat/roh musik reggae yang anti penindasan itu. Begitu banyak komunitas musik reggae yang ada tapi hanya sedikit sekali yang menjadikan reggae sebagai alat pembebasan kaum buruh yang diperlakukan tak adil oleh elit-elit kekuasaan --seperti lagu-lagu milik icon reggae dunia Bob Marley--. Red Flag, satu dari sekian banyak grup reggae itu coba mengembalikan semangat pembebasan reggae ke rel yang sejatinya. Maka tanpa ragu mereka melantunkan Buruh Tani, Fighf For Socialism, G/28/S/TNI dsb pada album ‘One Song One Struggle’. Red Flag sepertinya ingin bilang bahwa reggae tak hanya gaya rambut dreadlock/gimbal, tak sekedar atribut merah-kuning-hijau. Tapi reggae adalah pesan-pesan untuk membangkitkan semangat pembebasan. Seperti semangat pada lirik lagu Bob Marley "emancipate yourself from mental slavery, none but ourselves can free our minds" dari lagu Redemption Song yang merupakan ajakan untuk meninggalkan mental budak dari diri manusia.
Demikian rentetannya, masih banyak yang terlewat memang, karena minimnya data, tapi bolehlah saya menyebut nama mereka di akhir tulisan ini, karena mereka juga punya semangat dan cita-cita yang sama dengan grup-grup yang telah disebut diatas. Dan lain waktu tentu kita akan kupas habis tentang mereka; baik karya maupun profile dari; TehnoShit, Segorames, Jeruji, Mukti Mukti, Comerade, GerigI, Male Oii.
Kurun waktu pasca kemerdekaan dibawah Soekarno juga melahirkan para pemusik/musisi dengan corak karya yang anti imperialis, anti terhadap penjajahan asing, karena setelah lepas dari belanda, republik kembali siap ‘disantap’ oleh amerika dan sekutu-sekutunya. Soekarno yang pro rakyat tak bosan-bosan berteriak bahwa revolusi belum selesai!, seluruh sektor massarakyat harus menghalau setiap ancaman yang datang, yang akan masuk lewat modal, lewat kebudayaan dsb. Bahwa republik harus mandiri dalam 3 hal, yakni mandiri dalam hal politik, mandiri dalam hal ekonomi serta mandiri dalam hal kebudayaan, itulah yang selalu ditekankan seorang Soekarno kala itu. Kurun waktu itu tercipta karya-karya seperti; Awas Inggris Amerika, RESOPIM (Revolusi Sosialis Pimpinan), Nasakom Bersatu dll. Salah satu nama untuk salah satu karyanya diatas, yakni Soebronto K Admodjo dengan RESOPIMnya. Maka sambutlah serbuan musik perlawanan – musik pembebasan dari grup-grup yang bemusik, bernyanyi dan berjuang untuk mengakhiri penindasan.
Lagu Mahasiswa Indonesia Slama Reformasi

Totalitas Perjuangan - Lagu Wajib Mahasiswa Indonesia
Lagu totalitas perjuangan adalah lagu yang sering dibawakan oleh para mahasiswa yang berjuang turun ke jalan melalui pergerakan / aksi-aksi demo untuk menyuarakan isi hati nurani untuk membela kepentingan rakyat banyak atau kepentingan lain yang positif.
Biasanya selama menyanyikan lagu perjuangan mahasiswa ini sambil mengangkat tangan kanan serta mengepalkan jari-jari tinju tangan kanannya. Menyanyikan lagu ini pun juga dengan suara lantang dan tegas sebagai simbol semangat yang berkobar takkan pernah padam.
=================
Lyric "Totalitas Perjuangan"
=================
Kepada para mahasiswa
Yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan
Di persimpangan jalan
Kepada pewaris peradaban
Yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan
Di lembar sejarah manusia
- Reff :
Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun ke jalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta
"Totalitas Perjuangan"
C G
Kepada para mahasiswa
C G
Yang merindukan kejayaan
C G
Kepada rakyat yang kebingungan
F G C
Di persimpangan jalan
C G
Kepada pewaris peradaban
C G
Yang telah menggoreskan
C G
Sebuah catatan kebanggaan
F G C
Di lembar sejarah manusia
- Reff :
F C
Wahai kalian yang rindu kemenangan
G C
Wahai kalian yang turun ke jalan
F C
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
G C
Untuk negeri tercinta
* Darah Juang
Di sini negeri kami
Tempat padi terhampar
Samuderanya kaya raya
Tanah Kami Subur Tuan
Di negeri permai Ini
Berjuta rakyat bersimbah luka
Anak kurus tak sekolah
Pemuda desa tak kerja
Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Untuk membebaskan rakyat (padamu kami berjanji)
DARAH JUANG
1=F Slow Cipt : John Tobing/LoNtaR
Intro : F C F C Dm C B
/ Am C F E /
Am C F Am F C Dm E7
* Di sini negri kami tempat padi terhampar
Dm C Bm7 Am F E Am
Samudranya kaya raya Negri kami subur Tuhan
Musik: Am C F E
Am C F Am F C Dm E7
** Di negri permai ini Berjuta rakyat bersimbah luka
Dm C Bm7 Am F E Am
Anak kurus tak sekolah Pemuda desa tak kerja
Reff : F C Dm E7
Mereka dirampas hak-nya tergusur dan lapar
Dm Am
Bunda relakan darah juang kami
F G Am
‘Tuk membebaskan rakyat
F C Dm E7
Mereka dirampas hak-nya tergusur dan lapar
Dm Am
Bunda relakan darah juang kami
F G Am
Padamu kami berjanji
Solo: /Bb . F . / C . F . / 3x /Bb . C . / A . . . /
Back to Reff :
F G Am
Coda : Padamu kami berjanji………(4x)
INDONESIA TANAH AIR SIAPA?
Indonesia Tanah Air Siapa
Katanya Tanah Air Beta.
Indonesia Sejak dulu Kala
Rakyatnya Tidak Sejahtera.
Di sana aktivis disiksa
Petani dirampas hartanya
Upah Buruh Murah Dibayarnya
Sampai Mati Tak Punya Rumah.
INDONESIA BARU
Bergerak dan Bersatu
Menuju Indonesia Baru
Singkirkanlah Benalu
Singkirkan juga Musuh-musuh
Rakyat Pasti Menang Melawan Penindasa
Rakyat Kita Pasti akan Menang (2x)
Reformasi…Reformasi…Reformasi Sampai Mati
NEGERI BERDARAH
Indonesia negeri berdarah, berbagai macam peristiwa
Ambon, Aceh dan Timor leste, Serta tragedi yang lainnya
Sampai kapan ini terjadi, Dijajah bangsa sendiri
Mari kita rapatkan barisan, tuk melawan penindasan
Tragedi… Semanggi
Tragedi… Trisakti
Tragedi… Dua tujuh Juli,
Peristiwa Lampung
Peristiwa Tanjung Priok
Peristiwa Malari..Banyuwangi
Sudah banyak saudara kita
Yang jadi korban penindasan
Mari kita rapatkan barisan
Tuk melawan penindasan
Aparat…. Keparat
Militer… Bangsaat
Polisi… Anjing taik kucing
Prabowo… Keparat
Wiranto… Bangsaat
Soeharto…. Anjing taik kucing…
ABRI
Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
Tidak Berguna, Diganti Menwa, Ya Sama Saja
Lebih Baik Diganti Pramuka
Naik Bis Kota Tak Pernah Bayar
Apalagi Makan di Warung Tegal
Suka Perkosa Istri Orang
Tukang Pukul Mahasiswa
BURUH TANI
Buruh tani mahasiswa rakyat miskin kota
bersatu padu rebut demokrasi
gegap gempita dalam satu suara
demi tugas suci yang mulia
hari-hari esok adalah milik kita
terciptanya masyarakat sejahtera
terbentuknya tatanan masyarakat
indonesia baru tanpa ORBA
marilah kawan, mari kita kabarkan
di tangan kita tergenggam arah bangsa
marilah kawan, mari kita nyanyikan
sebuah lagu tentang pembebasan
di bawah kuasa tirani
kususuri garis jalan ini
berjuta kali turun aksi
bagiku satu langkah pasti
"DERAP MAHASISWA"
Berderap dan melaju
Menuju Indonesia baru
Singkirkanlah benalu
Singkirkan semua musuh-musuh
- Reff :
Rakyat pasti menang
Melawan penindasan
Rakyat kita pasti akan menang
Rakyat pasti menang
Rebut kedaulatan
Rakyat kita pasti akan menang
PAHLAWAN REFORMASI
Selamat jalan.. bagimu saudaraku
Pejuang reformasi.. bagi negeri ini
Rekan mahasiswa relakan engkau pergi
Airmata buah hati...
Tragedi trisakti, Tragedi semanggi
Antarkan kau pergi ke pangkuannya...
Merah Putih naik setengah
Duka anak bangsa dan bukti sejarah
Di perjalanan Indonesia..
Namamu harum di sana..
Slamat jalan bagimu pahlawan reformasi
Slamat jalan..selamat jalan..teman..
Lagu totalitas perjuangan adalah lagu yang sering dibawakan oleh para mahasiswa yang berjuang turun ke jalan melalui pergerakan / aksi-aksi demo untuk menyuarakan isi hati nurani untuk membela kepentingan rakyat banyak atau kepentingan lain yang positif.
Biasanya selama menyanyikan lagu perjuangan mahasiswa ini sambil mengangkat tangan kanan serta mengepalkan jari-jari tinju tangan kanannya. Menyanyikan lagu ini pun juga dengan suara lantang dan tegas sebagai simbol semangat yang berkobar takkan pernah padam.
=================
Lyric "Totalitas Perjuangan"
=================
Kepada para mahasiswa
Yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan
Di persimpangan jalan
Kepada pewaris peradaban
Yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan
Di lembar sejarah manusia
- Reff :
Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun ke jalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta
"Totalitas Perjuangan"
C G
Kepada para mahasiswa
C G
Yang merindukan kejayaan
C G
Kepada rakyat yang kebingungan
F G C
Di persimpangan jalan
C G
Kepada pewaris peradaban
C G
Yang telah menggoreskan
C G
Sebuah catatan kebanggaan
F G C
Di lembar sejarah manusia
- Reff :
F C
Wahai kalian yang rindu kemenangan
G C
Wahai kalian yang turun ke jalan
F C
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
G C
Untuk negeri tercinta
* Darah Juang
Di sini negeri kami
Tempat padi terhampar
Samuderanya kaya raya
Tanah Kami Subur Tuan
Di negeri permai Ini
Berjuta rakyat bersimbah luka
Anak kurus tak sekolah
Pemuda desa tak kerja
Mereka dirampas haknya
Tergusur dan lapar
Bunda relakan darah juang kami
Untuk membebaskan rakyat (padamu kami berjanji)
DARAH JUANG
1=F Slow Cipt : John Tobing/LoNtaR
Intro : F C F C Dm C B
/ Am C F E /
Am C F Am F C Dm E7
* Di sini negri kami tempat padi terhampar
Dm C Bm7 Am F E Am
Samudranya kaya raya Negri kami subur Tuhan
Musik: Am C F E
Am C F Am F C Dm E7
** Di negri permai ini Berjuta rakyat bersimbah luka
Dm C Bm7 Am F E Am
Anak kurus tak sekolah Pemuda desa tak kerja
Reff : F C Dm E7
Mereka dirampas hak-nya tergusur dan lapar
Dm Am
Bunda relakan darah juang kami
F G Am
‘Tuk membebaskan rakyat
F C Dm E7
Mereka dirampas hak-nya tergusur dan lapar
Dm Am
Bunda relakan darah juang kami
F G Am
Padamu kami berjanji
Solo: /Bb . F . / C . F . / 3x /Bb . C . / A . . . /
Back to Reff :
F G Am
Coda : Padamu kami berjanji………(4x)
INDONESIA TANAH AIR SIAPA?
Indonesia Tanah Air Siapa
Katanya Tanah Air Beta.
Indonesia Sejak dulu Kala
Rakyatnya Tidak Sejahtera.
Di sana aktivis disiksa
Petani dirampas hartanya
Upah Buruh Murah Dibayarnya
Sampai Mati Tak Punya Rumah.
INDONESIA BARU
Bergerak dan Bersatu
Menuju Indonesia Baru
Singkirkanlah Benalu
Singkirkan juga Musuh-musuh
Rakyat Pasti Menang Melawan Penindasa
Rakyat Kita Pasti akan Menang (2x)
Reformasi…Reformasi…Reform
NEGERI BERDARAH
Indonesia negeri berdarah, berbagai macam peristiwa
Ambon, Aceh dan Timor leste, Serta tragedi yang lainnya
Sampai kapan ini terjadi, Dijajah bangsa sendiri
Mari kita rapatkan barisan, tuk melawan penindasan
Tragedi… Semanggi
Tragedi… Trisakti
Tragedi… Dua tujuh Juli,
Peristiwa Lampung
Peristiwa Tanjung Priok
Peristiwa Malari..Banyuwangi
Sudah banyak saudara kita
Yang jadi korban penindasan
Mari kita rapatkan barisan
Tuk melawan penindasan
Aparat…. Keparat
Militer… Bangsaat
Polisi… Anjing taik kucing
Prabowo… Keparat
Wiranto… Bangsaat
Soeharto…. Anjing taik kucing…
ABRI
Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
Tidak Berguna, Diganti Menwa, Ya Sama Saja
Lebih Baik Diganti Pramuka
Naik Bis Kota Tak Pernah Bayar
Apalagi Makan di Warung Tegal
Suka Perkosa Istri Orang
Tukang Pukul Mahasiswa
BURUH TANI
Buruh tani mahasiswa rakyat miskin kota
bersatu padu rebut demokrasi
gegap gempita dalam satu suara
demi tugas suci yang mulia
hari-hari esok adalah milik kita
terciptanya masyarakat sejahtera
terbentuknya tatanan masyarakat
indonesia baru tanpa ORBA
marilah kawan, mari kita kabarkan
di tangan kita tergenggam arah bangsa
marilah kawan, mari kita nyanyikan
sebuah lagu tentang pembebasan
di bawah kuasa tirani
kususuri garis jalan ini
berjuta kali turun aksi
bagiku satu langkah pasti
"DERAP MAHASISWA"
Berderap dan melaju
Menuju Indonesia baru
Singkirkanlah benalu
Singkirkan semua musuh-musuh
- Reff :
Rakyat pasti menang
Melawan penindasan
Rakyat kita pasti akan menang
Rakyat pasti menang
Rebut kedaulatan
Rakyat kita pasti akan menang
PAHLAWAN REFORMASI
Selamat jalan.. bagimu saudaraku
Pejuang reformasi.. bagi negeri ini
Rekan mahasiswa relakan engkau pergi
Airmata buah hati...
Tragedi trisakti, Tragedi semanggi
Antarkan kau pergi ke pangkuannya...
Merah Putih naik setengah
Duka anak bangsa dan bukti sejarah
Di perjalanan Indonesia..
Namamu harum di sana..
Slamat jalan bagimu pahlawan reformasi
Slamat jalan..selamat jalan..teman..
PIDATO ANAK 12 TH YANG MEMBUNGKAM PARA PEMIMPIN DUNIA DI PBB
Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki,
seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental
Children's Organization ( ECO ).
ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri
untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah
lingkungan.
Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB,
dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah
pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa
pemimpin dunia terkemuka.
Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga
bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai
ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan
tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.
Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation)
Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental
Children Organization
Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12
dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga,
Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk
bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda
sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di
sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan
masa depan bagi diri saya saja.
Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum
atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi
semua generasi yg akan datang.
Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia
yang tangisannya tidak lagi terdengar.
Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat
yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan
habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar.
Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena
berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena
saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.
Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa
tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker.
Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu
persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.
Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar
binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan
burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal
tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.
Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini
ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?
Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap
bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua
pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki
semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa
anda sekalian juga sama seperti saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai
asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang
telah punah.
Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di
tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak
tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!
Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota
perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah
ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi
- dan anda semua adalah anak dari seseorang.
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua
adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih
dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi
udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan
tidak akan mengubah hal tersebut.
Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita
semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu
untuk tujuan yang sama.
Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak
ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.
Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami
membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.
Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi
dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk
kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.
Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan
dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda,
komputer dan perlengkapan televisi.
Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami
menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah
satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku
kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan
makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih
sayang " .
Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun,
bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih
begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia
sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan
yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari
anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak
yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau
pengemis di India .
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua
uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat
kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa
indah jadinya dunia ini.
Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk
berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan
orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang
kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk
berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang
anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?
Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda
melakukan hal ini - kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah
yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua
seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan
mengatakan, " Semuanya akan baik-baik saja , 'kami melakukan yang
terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari
segalanya.”
Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut
kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda
semua? Ayah saya selalu berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena
perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu”.
Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.
Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya
menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.
***********
Servern Cullis-Suzuki telah membungkam satu ruang sidang Konperensi
PBB, membungkam seluruh orang-orang penting dari seluruh dunia hanya
dengan pidatonya. Setelah pidatonya selesai serempak seluruh orang
yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan
yang meriah kepada anak berusia 12 tahun itu.
Dan setelah itu, ketua PBB mengatakan dalam pidatonya:
" Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri
karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya linkungan dan
isinya disekitar kita oleh anak yang hanya berusia 12 tahun, yang maju
berdiri di mimbar ini tanpa selembarpun naskah untuk berpidato.
Sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh
asisten saya kemarin. Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak
yang berusia 12 tahun "
seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental
Children's Organization ( ECO ).
ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri
untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah
lingkungan.
Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB,
dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah
pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa
pemimpin dunia terkemuka.
Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga
bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai
ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan
tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.
Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation)
Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental
Children Organization
Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12
dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga,
Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk
bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda
sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di
sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan
masa depan bagi diri saya saja.
Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum
atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi
semua generasi yg akan datang.
Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia
yang tangisannya tidak lagi terdengar.
Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat
yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan
habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar.
Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena
berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena
saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.
Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa
tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker.
Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu
persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.
Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar
binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan
burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal
tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.
Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini
ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?
Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap
bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua
pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki
semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa
anda sekalian juga sama seperti saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai
asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang
telah punah.
Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di
tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak
tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!
Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota
perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah
ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi
- dan anda semua adalah anak dari seseorang.
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua
adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih
dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi
udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan
tidak akan mengubah hal tersebut.
Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita
semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu
untuk tujuan yang sama.
Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak
ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.
Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami
membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.
Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi
dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk
kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.
Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan
dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda,
komputer dan perlengkapan televisi.
Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami
menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah
satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku
kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan
makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih
sayang " .
Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun,
bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih
begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia
sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan
yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari
anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak
yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau
pengemis di India .
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua
uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat
kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa
indah jadinya dunia ini.
Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk
berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan
orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang
kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk
berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang
anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?
Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda
melakukan hal ini - kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah
yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua
seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan
mengatakan, " Semuanya akan baik-baik saja , 'kami melakukan yang
terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari
segalanya.”
Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut
kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda
semua? Ayah saya selalu berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena
perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu”.
Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.
Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya
menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.
***********
Servern Cullis-Suzuki telah membungkam satu ruang sidang Konperensi
PBB, membungkam seluruh orang-orang penting dari seluruh dunia hanya
dengan pidatonya. Setelah pidatonya selesai serempak seluruh orang
yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan
yang meriah kepada anak berusia 12 tahun itu.
Dan setelah itu, ketua PBB mengatakan dalam pidatonya:
" Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri
karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya linkungan dan
isinya disekitar kita oleh anak yang hanya berusia 12 tahun, yang maju
berdiri di mimbar ini tanpa selembarpun naskah untuk berpidato.
Sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh
asisten saya kemarin. Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak
yang berusia 12 tahun "
Ya Ya Ya
klo cowok ganteng ada di wanted list,cewek2 bilang pasti mo di jadiin model ato bintang film,,,
n’ klo cowok jelek ada di wanted list ,cewek2 bilang udah pasti dia penjahat tampangnya aja kayagitu,,buronan
klo cowok ganteng pendiam, cewek2 bilang woow, cool banget…
kalo cowok jelek pendia, cewek2 bilang ih kuper…
kalo cowok ganteng jomblo, cewek2 bilang pasti dia perfeksionis
kalo cowok jelek jomblo, cewek2 bilang sudah jelas…kagak laku…
kalo cowok ganteng berbuat jahat, cewek2 bilang nobody’s perfect
kalo cowok jelek berbuat jahat, cewek2 bilang pantes…tampangnya kriminal
kalo cowok ganteng nolongin cewe yang diganggu preman, cewek2 bilang wuih jantan…kayak di filem2
kalo cowok jelek nolongin cewe yang diganggu preman, cewek2 bilang pasti premannya temennya dia..ha ha ha,,
senyum lagi ya baru lanjutin,,,
kalo cowok ganteng dapet cewek cantik, cewek2 bilang klop…serasi banget…
kalo cowok jelek dapet cewek cantik, cewek2 bilang pasti main dukun…
kalo cowok ganteng diputusin cewek, cewek2 bilang jangan sedih, khan masih ada aku…
kalo cowok jelek diputusin cewek, cewek2 bilang…(terdiam, tapi telunjuknya meliuk-liuk dari atas ke
bawah)…kaciaaan deh lo… fuck u or fucking me,,,
kalo cowok ganteng ngaku indo, cewek2 bilang emang mirip-mirip bule sih…
kalo cowok jelek ngaku indo, cewek2 bilang pasti ibunya Jawa bapaknya robot…
kalo cowok ganteng penyayang binatang, cewek2 bilang perasaannya halus…penuh cinta n kasih sayang.,,
kalo cowok jelek penyayang binatang, cewek2 bilang sesama keluarga emang harus menyayangi…
kalo cowok ganteng bawa BMW, cewek2 bilang matching…keren bgt luar dalem,
kalo cowok jelek bawa BMW, cewek2 bilang mas majikannya mana…?
kalo cowok ganteng males difoto, cewek2 bilang pasti takut fotonya kesebar-sebar,,,
kalo cowok jelek males difoto, cewek2 bilang nggak tega ngeliat hasil cetakannya,,
kalo cowok ganteng naek motor gede, cewek2 bilang wah kayak lorenzo lamas…bikin lemas…
kalo cowok jelek naek motor gede, cewek2 bilang awas!! mandragade lewat…
kalo cowok ganteng nuangin air kegelas cewek, cewek2 bilang ini baru cowok gentlemen
kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek, cewek2 bilang naluri pembantu, emang gitu…
kalo cowok ganteng bersedih hati, cewek2 bilang let me be your shoulder to cry on
kalo cowok2 jelek bersedih hati, cewek2 bilang cengeng amat!!…laki-laki bukan sih,,?
Kalo cowok ganteng baca thread ini, langsung ngaca sambil senyum2 kecil, lalu berkata life is beautifull
kalo cowok jelek baca thread ini, Frustasi, ngambil tali jemuran, trus triak sekeras-kerasnya
FUCK U
BULLSHIT
HIDUP INI KEJAAAAMMM….!!!
n’ klo cowok jelek ada di wanted list ,cewek2 bilang udah pasti dia penjahat tampangnya aja kayagitu,,buronan
klo cowok ganteng pendiam, cewek2 bilang woow, cool banget…
kalo cowok jelek pendia, cewek2 bilang ih kuper…
kalo cowok ganteng jomblo, cewek2 bilang pasti dia perfeksionis
kalo cowok jelek jomblo, cewek2 bilang sudah jelas…kagak laku…
kalo cowok ganteng berbuat jahat, cewek2 bilang nobody’s perfect
kalo cowok jelek berbuat jahat, cewek2 bilang pantes…tampangnya kriminal
kalo cowok ganteng nolongin cewe yang diganggu preman, cewek2 bilang wuih jantan…kayak di filem2
kalo cowok jelek nolongin cewe yang diganggu preman, cewek2 bilang pasti premannya temennya dia..ha ha ha,,
senyum lagi ya baru lanjutin,,,
kalo cowok ganteng dapet cewek cantik, cewek2 bilang klop…serasi banget…
kalo cowok jelek dapet cewek cantik, cewek2 bilang pasti main dukun…
kalo cowok ganteng diputusin cewek, cewek2 bilang jangan sedih, khan masih ada aku…
kalo cowok jelek diputusin cewek, cewek2 bilang…(terdiam, tapi telunjuknya meliuk-liuk dari atas ke
bawah)…kaciaaan deh lo… fuck u or fucking me,,,
kalo cowok ganteng ngaku indo, cewek2 bilang emang mirip-mirip bule sih…
kalo cowok jelek ngaku indo, cewek2 bilang pasti ibunya Jawa bapaknya robot…
kalo cowok ganteng penyayang binatang, cewek2 bilang perasaannya halus…penuh cinta n kasih sayang.,,
kalo cowok jelek penyayang binatang, cewek2 bilang sesama keluarga emang harus menyayangi…
kalo cowok ganteng bawa BMW, cewek2 bilang matching…keren bgt luar dalem,
kalo cowok jelek bawa BMW, cewek2 bilang mas majikannya mana…?
kalo cowok ganteng males difoto, cewek2 bilang pasti takut fotonya kesebar-sebar,,,
kalo cowok jelek males difoto, cewek2 bilang nggak tega ngeliat hasil cetakannya,,
kalo cowok ganteng naek motor gede, cewek2 bilang wah kayak lorenzo lamas…bikin lemas…
kalo cowok jelek naek motor gede, cewek2 bilang awas!! mandragade lewat…
kalo cowok ganteng nuangin air kegelas cewek, cewek2 bilang ini baru cowok gentlemen
kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek, cewek2 bilang naluri pembantu, emang gitu…
kalo cowok ganteng bersedih hati, cewek2 bilang let me be your shoulder to cry on
kalo cowok2 jelek bersedih hati, cewek2 bilang cengeng amat!!…laki-laki bukan sih,,?
Kalo cowok ganteng baca thread ini, langsung ngaca sambil senyum2 kecil, lalu berkata life is beautifull
kalo cowok jelek baca thread ini, Frustasi, ngambil tali jemuran, trus triak sekeras-kerasnya
FUCK U
BULLSHIT
HIDUP INI KEJAAAAMMM….!!!
Langganan:
Postingan (Atom)
